BLORA - Pesawat yang jatuh di area persawahan Desa Sarimulyo, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, ternyata sedang dalam perjalanan dari Pangandaran menuju Malang.
Pesawat tersebut diterbangkan oleh Dhony Vasmin A. bersama seorang penumpang yang juga bertugas sebagai sekretaris pilot atau co-pilot, Ignatius Andreas, warga Tangerang.
Dhony menjelaskan, penerbangan menuju Malang tersebut dilakukan melalui Yogyakarta.
Namun, ketika memasuki wilayah Blora, kondisi penerbangan berubah setelah mesin pesawat mengalami gangguan.
Gangguan mesin terjadi ketika posisi pesawat sudah berada di wilayah Blora.
Saat itu, ketinggian pesawat disebut sudah cukup rendah sehingga pilot harus segera mengambil keputusan untuk mencari lokasi yang memungkinkan digunakan sebagai tempat pendaratan darurat.
Dalam situasi tersebut, Dhony memilih area lahan tembakau yang berada di kawasan persawahan sebagai lokasi untuk melakukan pendaratan.
“Mesinnya brebet saat masuk wilayah Blora. Karena ketinggian sudah terlalu rendah, kami memilih lahan tembakau untuk mendarat,” ujar Dhony, yang diketahui berasal dari Surabaya.
Keputusan tersebut diambil untuk menghindari risiko yang lebih besar. Pesawat akhirnya mendarat di area persawahan hingga mengalami kerusakan dan terbakar.
Dhony tidak terbang seorang diri. Dalam penerbangan tersebut, ia ditemani Ignatius Andreas dari Tangerang.
Keduanya berhasil keluar dari pesawat setelah melakukan pendaratan darurat. Meski demikian, Dhony sempat mendapatkan penanganan medis di puskesmas setelah insiden tersebut.
Tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam kejadian itu. Kondisi tersebut menjadi kabar baik di tengah peristiwa jatuhnya pesawat yang sempat mengagetkan warga sekitar.
Dhony menjelaskan bahwa pesawat yang digunakan dalam penerbangan tersebut merupakan bagian dari kegiatan Bromo Flying Club.
Klub penerbangan itu berada di bawah pembinaan TNI Angkatan Udara dan bermarkas di Lanud Abdulrachman Saleh, Malang.
Ia juga menyebut pesawat tersebut telah memiliki izin resmi dari TNI AU untuk digunakan dalam kegiatan penerbangan.
Pihak terkait dari Pangandaran juga disebut akan datang ke lokasi untuk membantu proses penanganan setelah insiden.
Peristiwa pendaratan darurat tersebut sempat menimbulkan kepanikan dan mengundang perhatian warga.
Masyarakat berdatangan ke lokasi setelah mengetahui sebuah pesawat jatuh dan terbakar di area persawahan.
Dhony menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat sekitar karena kejadian tersebut menimbulkan kegaduhan.
Ia juga menyatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan aparat keamanan serta perangkat setempat untuk membantu memberikan informasi mengenai insiden tersebut.
“Mohon maaf kepada warga, karena kejadian ini menimbulkan kegaduhan. Kami juga meminta bantuan pihak berwajib dan perangkat setempat untuk memberitahukan adanya kecelakaan ini,” katanya.
Setelah pesawat melakukan pendaratan darurat, badan pesawat mengalami kebakaran. Petugas pemadam kebakaran setempat kemudian segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan.
Api yang membakar pesawat berhasil dipadamkan sehingga tidak meluas ke area persawahan di sekitarnya.
Sementara itu, penanganan terhadap pesawat dan penyelidikan mengenai gangguan mesin yang menyebabkan pilot harus melakukan pendaratan darurat masih menjadi perhatian pihak terkait.
Insiden tersebut sekaligus menjadi pengingat pentingnya kesiapan pilot dalam mengambil keputusan cepat ketika menghadapi kondisi darurat selama penerbangan. (tos)
Editor : Ali Mustofa