BLORA - Warga di sekitar persawahan Desa Sarimulyo, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, dikejutkan dengan jatuhnya sebuah pesawat rakitan di area pertanian, kemarin siang.
Pesawat jenis capung tersebut mengalami gangguan mesin ketika melintas di wilayah Blora sebelum akhirnya melakukan pendaratan darurat di lahan tembakau Dukuh Banjarmelati.
Pesawat itu kemudian mengalami kerusakan dan terbakar setelah menghantam area persawahan.
Beruntung, dua orang yang berada di dalam pesawat berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak sampai mengalami luka serius.
Peristiwa tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 12.10 WIB. Sebelum kejadian, pesawat diketahui datang dari arah timur dan melintas di atas wilayah Kecamatan Ngawen.
Warga yang berada di sekitar lokasi kemudian dikejutkan dengan kondisi pesawat yang sudah berada di area persawahan dalam keadaan rusak dan terbakar.
Salah seorang warga Desa Sarimulyo, Mustakim, mengatakan pesawat tersebut sempat mengalami masalah sebelum akhirnya melakukan pendaratan darurat di lahan pertanian.
Beruntung, dua orang yang berada di dalam pesawat dapat keluar dengan selamat.
Kesaksian warga lainnya, Handoko, menggambarkan detik-detik ketika pesawat tersebut jatuh. Saat itu, ia tengah hendak mengambil pakan untuk sapi.
Namun, perhatiannya tiba-tiba tertuju pada sebuah pesawat yang terlihat kehilangan kendali dan bergerak turun menuju area persawahan.
Handoko mengaku pesawat tersebut kemudian langsung menghantam lahan. Tak lama setelah itu, dua orang dari dalam pesawat keluar dan menjauh dari badan pesawat yang kemudian terbakar.
Warga juga mengaku tidak mendengar suara mesin atau suara gemuruh sebelum pesawat jatuh. Kejadian tersebut berlangsung secara tiba-tiba sehingga membuat masyarakat di sekitar lokasi terkejut.
Menurut Handoko, terdapat dua orang di dalam pesawat tersebut. Keduanya berhasil keluar sebelum api membesar dan disebut tidak mengalami luka serius.
Setelah berhasil menyelamatkan diri, kedua orang tersebut langsung menjauh dari pesawat. Mereka kemudian menuju rumah warga untuk beristirahat sekaligus meminta pertolongan.
Dari pengamatan warga, salah seorang di antaranya mengenakan pakaian berwarna putih yang terdapat lambang kedinasan. Sementara satu orang lainnya terlihat masih berusia muda.
Kepada warga, keduanya disebut mengaku berasal dari Malang.
Setelah mendapatkan pertolongan awal dari masyarakat sekitar, kedua orang tersebut berada di rumah warga untuk sementara waktu.
Selanjutnya, keduanya dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan kondisi kesehatan mereka setelah insiden tersebut.
Sementara itu, kabar mengenai pesawat yang jatuh dan terbakar dengan cepat menyebar. Warga dari sejumlah lokasi sekitar kemudian berdatangan untuk melihat kondisi pesawat yang berada di area persawahan.
Petugas pemadam kebakaran kemudian datang ke lokasi untuk menangani kobaran api. Tidak membutuhkan waktu terlalu lama, api yang membakar badan pesawat akhirnya berhasil dipadamkan.
Peristiwa tersebut menjadi perhatian warga karena pesawat jatuh di kawasan persawahan yang berada tidak jauh dari aktivitas masyarakat.
Meski pesawat mengalami kerusakan dan terbakar, dua orang yang berada di dalamnya berhasil menyelamatkan diri.
Penanganan lebih lanjut terhadap insiden tersebut selanjutnya menjadi perhatian petugas untuk mengetahui penyebab pasti pesawat mengalami gangguan hingga harus melakukan pendaratan darurat. (tos)
Editor : Ali Mustofa