BLORA - Beberapa ruas pagar pengaman di jembatan kawasan Bendungan Randugunting, Kecamatan Japah, Kabupaten Blora, hilang.
Kondisi tersebut membuat sisi jembatan tampak berlubang karena besi pembatas tidak lagi terpasang.
Dikhawatirkan membahayakan keselamatan pengguna jalan maupun pengunjung yang melintas.
Pantauan di lokasi menunjukkan sejumlah bagian pagar besi di sisi jembatan telah raib.
Celah yang ditinggalkan cukup lebar dan berpotensi membahayakan, terutama bagi pengendara yang ingin sejenak mampir di tepi jembatan, ataupun saat melintas, serta saat kondisi cuaca kurang mendukung.
Salah seorang pengendara motor yang melintas, Arga Dinata, mengaku prihatin dengan kondisi tersebut.
Menurutnya, pagar pengaman memiliki fungsi penting untuk melindungi pengguna jalan dari risiko kecelakaan.
“Awalnya sih berhenti untuk melihat pemandangan bendungan. Tapi setelah diperhatikan, ternyata ada beberapa bagian pagar yang hilang. Kondisinya cukup mengkhawatirkan ya, karena terlihat bolong tanpa besi pembatas. Kalau ada pengendara yang mampir di tepi jembatan, apa lagi bawa anak kecil, sangat berbahaya sih,” ujarnya.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Blora telah melakukan pengecekan terhadap kondisi pagar pengaman jembatan di kawasan Bendungan Randugunting, Desa Kalinanas, Kecamatan Japah, yang dilaporkan hilang di sejumlah titik.
Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Kabupaten Blora, Danang Adiamintara, mengatakan pihaknya telah mengecek langsung kondisi jembatan tersebut.
“Sudah kita cek ke lokasi jembatan dan kami sampaikan hasilnya ke BBWS Pemali Juana melalui PPK Bendung Cabean,” ujar Danang.
Menurutnya, hasil pengecekan di lapangan telah disampaikan kepada Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bendung Cabean untuk ditindaklanjuti. (ari/zen)
Editor : Ali Mustofa