Dana Banper Tak Cair, SPPG Karangjati 3 Berhenti Beroperasi Sejak Tiga Minggu Lalu

Arif Fakhrian Khalim • Dipublikasikan Selasa, 4 Agustus 2026 | 10:57 WIB
TAK ADA AKTIFITAS : Tampak depan SPPG Karangjati 3 belum beroperasi sejak tiga minggu lalu, hanya ada satpam berjaga.
TAK ADA AKTIFITAS : Tampak depan SPPG Karangjati 3 belum beroperasi sejak tiga minggu lalu, hanya ada satpam berjaga.

BLORA - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karangajati 3 berhenti operasional sejak tiga minggu lalu. Hal itu diakibatkan dana bantuan pemerintah dari Badan Gizi Nasional (BGN) belum dicairkan. 

Koordinator Kecamatan SPPG Blora Kota Slamet Fajar Nugroho mengatakan, SPPG Karangjati 3 sudah beroperasi sejak Mei lalu. Namun, pada Juli lalu sudah berhenti operasional. 

“Menurut keterangan dari Kepala SPPG Karangjati 3 itu untuk dana Banper belum cair,” ucapnya. 

Ia mengaku pernah menanyakan alasan pemberhentian SPPG Karangjati 3 kepada Korwil SPPG Blora. Alasan pemberhentian SPPG Karangjati 3 disebabkan adanya pergantian yayasan.

“Jadi tercatat dalam sistem BGN bahwa SPPG Karangjati 3 adalah dapur baru. Kemungkinan cair dana banper juga sama dengan dapur baru lainnya,” ungkapnya. 

Menurut Fajar, SPPG Karangjati 3 sudah tidak ada aktifitas sejak awal sekolah dimulai. Sekitar 13 Juli lalu, sekolah penerima manfaat tidak menerima MBG. 

“Sekolah penerima manfaat dari SPPG Karangjati 3 itu diantaranya SD Islam Baitunnur Blora dan SMPN 1 Blora,” katanya. 

Salah satu wali murid SD Islam Baitunnur Blora Efendi mengaku anaknya belum menerima MBG dari sekolah sudah sejak awal masuk sekolah. Ia mengaku bingung dan selalu ditanyakan anaknya terkait pemberian MBG.

“Belum dapat sejak awal masuk sekolah, sudah tiga minggu ini tidak dapat. Dulu dapat dari SPPG Majapahit, sekarang digantikan sama SPPG Karangjati 3,” ucapnya. (ari) 

Editor : Eko Santoso
blora