Kudus Pati Jepara Karimunjawa Blora Grobogan Rembang Jateng Nasional Internasional Sportainment Otomotif Teknologi pedoman media siber Wisata Pendidikan Religi Lifestyle Kuliner Kesehatan Hobi Fashion Entertainment Ekonomi Inspirashe Feature Catatan

Bantu Anak Kurang Mampu dari Luar Jawa Dapat Pendidikan Terbaik, Yayasan Bethany Renovasi Asrama Rp1,2 Miliar

Eko Santoso • Kamis, 16 Juli 2026 | 16:38 WIB
PEDULI: Acara peresmian renovasi asrama putra untuk para siswa dari luar pulau Jawa. (EKO SANTOSO/RADAR KUDUS)
PEDULI: Acara peresmian renovasi asrama putra untuk para siswa dari luar pulau Jawa. (EKO SANTOSO/RADAR KUDUS)

BLORA- Yayasan Pelayanan Masyarakat Kristen (YPMK) Bethany Blora terus berkomitmen membantu anak-anak kurang mampu dari berbagai daerah di Indonesia agar memperoleh akses pendidikan yang lebih baik. Komitmen tersebut diwujudkan melalui renovasi total Asrama Putra Betania dengan anggaran mencapai Rp1,2 miliar.

Peresmian Asrama Putra Betania Blora digelar setelah seluruh proses renovasi rampung pada Rabu (15/07) malam. Asrama tersebut menjadi tempat tinggal bagi puluhan siswa asal Papua, Kalimantan, Sumba, hingga Kabupaten Blora yang menempuh pendidikan di SMP Kristen Blora dan SMK Kristen Blora.

Pengurus Yayasan Bethany Christina Damayanti, mengatakan anak-anak yang tinggal di asrama berasal dari keluarga kurang mampu. Selama menempuh pendidikan, mereka memperoleh tempat tinggal dan fasilitas secara gratis.

"Ini asrama yang sama-sama kami bangun. Dulu bangunan ini merupakan sekolah, kemudian kami manfaatkan menjadi asrama. Kami mengambil anak-anak dari luar pulau seperti Papua, Kalimantan, Sumba, juga dari Blora. Mereka adalah anak-anak yang kurang mampu, sekolah di sini dan tinggal di sini secara gratis," ujarnya.

Menurut Christina, keputusan merenovasi asrama diambil karena kondisi bangunan lama sudah tidak layak. Saat musim hujan, para penghuni asrama kerap terserang penyakit, bahkan pernah mengalami demam berdarah secara bersamaan.

"Bangunannya sudah tidak layak sehingga anak-anak pernah terkena demam berdarah berjamaah. Karena itu kami memutuskan membangun dan merenovasi asrama ini," katanya.

Ia menambahkan, renovasi mendapat dukungan dari berbagai pihak. Salah satunya anggota DPR RI Eva Monalisa yang sejak awal mendorong agar bangunan tersebut segera diperbaiki.

Pengurus Yayasan Bethany lainnya Linda menjelaskan renovasi dilakukan sejak Januari 2026 dengan mencakup empat gedung utama. Fasilitas yang dibangun meliputi 10 kamar mandi, ruang makan, ruang serbaguna, ruang logistik, dapur, area musik, ruang belajar bahasa Inggris, hingga lapangan futsal.

"Semua fasilitas ini kami sediakan agar anak-anak bisa tinggal dengan nyaman sekaligus berkembang sesuai minat dan bakatnya," jelasnya. 

Seluruh biaya pembangunan berasal dari yayasan, meski pihaknya tetap membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin turut berdonasi.

"Pendanaan berasal dari kami. Kalau ada masyarakat yang ingin membantu tentu kami persilakan," ujarnya.

Saat ini Asrama Putra Bethany menampung sekitar 40 anak. Kapasitas maksimal mencapai sekitar 65 penghuni. Pihaknya mengakui mengelola puluhan anak dari berbagai daerah bukan pekerjaan mudah, namun menjadi panggilan pelayanan yang terus dijalankan.

Ia berharap keberadaan asrama dapat menjadi jembatan bagi anak-anak dari daerah yang memiliki keterbatasan akses pendidikan untuk memperoleh kesempatan belajar yang lebih baik di Blora.

Menurutnya pendidikan di luar Jawa masih memiliki banyak keterbatasan. Karena itu pihaknya memfasilitasi para siswa tersebut dengan harapan mendapatkan pendidikan yang terbaik. 

"Apalagi kondisi ekonomi saat ini sedang sulit, semoga keberadaan asrama ini bisa membantu," tuturnya.

Linda juga berharap seluruh anak yang menempuh pendidikan di Asrama Putra Betania mampu meraih masa depan yang lebih baik.

"Harapan kami, setelah lulus dari sini mereka bisa menjadi seseorang yang berhasil, membanggakan keluarga, dan memberi manfaat bagi masyarakat," bebernya. (tos)

Editor : Eko Santoso
smk Kristen blora yayasan Bethany asrama baru siswa luar jawa blora