BLORA- Terpidana kasus penendang kucing Mintel mulai jalani hukuman kerja sosial pada Selasa (14/07). Hukuman sosial sebagai pengganti hukuman pidana penjara 2 bulan itu berupa penyuluhan hukum mengenai pidana bagi pelaku kekerasan terhadap hewan.
Sebelumnya aksi Pujianto yang menendang kucing bernama Mintel di Lapangan Kridosono Blora viral beredar di media sosial. Mintel yang ia tendang itu beberapa hari kemudian mati.
Atas kejadian itu Pujianto divonis pidana penjara selama dua bulan. Namun pidana penjara itu tak perlu dijalani. Diganti dengan kerja sosial.
Putusan itu dibacakan dalam sidang putusan yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Dedy Adi Saputra pada Rabu (03/06) lalu. Dalam putusan itu, Pujianto dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penganiayaan terhadap hewan.
Pujianto akan menjalani kerja sosial di beberapa sekolah. Sesuai putusan Pengadilan Negeri Blora ada 10 sekolah. Saat ini setidaknya sudah ada lima sekolah yang harus ia sambangi.
Yakni di SMP Negeri 1 Blora pada Selasa (14/7) mulai pukul 10.30 WIB hingga selesai. Selanjutnya kegiatan berlanjut di SMP Negeri 2 Blora pada hari yang sama mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai.
Pada Rabu (15/7), pelaksanaan dijadwalkan berlangsung di SMP Negeri 3 Randublatung mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai. Kemudian Kamis (16/7) dilaksanakan di SMP Negeri 4 Blora dan Jumat (17/7) di SMP Negeri 5 Cepu, masing-masing mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai.
Jadwal tersebut disampaikan melalui surat bernomor 400.3.5/278/2026 tertanggal 9 Juli 2026 yang ditandatangani Kepala Dinas Pendidikan Blora, Sunaryo.
Perwakilan komunitas pecinta kucing Cat Lovers in The Word (CLOW) Hening Yulia selaku pelapor kasus tersebut akan hadir dalam pelaksanaan kerja sosial itu.
"Kami akan datang. Ini jadwalnya baru lima titik," katanya.
Lima titik itu masih di level SMP. Ia menduga lima titik lainnya akan menyusul sebab penyuluhan di level SMA.
"Mungkin yang 5 nunggu Provinsi. Karena kalau SMA kewenangan ada di Provinsi," tambahnya.
Tak hanya sekedar datang, pihaknya akan membawa pakan kucing kemasan untuk dibagikan kepada siswa saat sosialisasi berlangsung.
"Kalau perlu siswa-siswi kita dorong untuk memberi makan kucing-kucing di sekitar sekolah," bebernya. (tos)
Editor : Eko Santoso