BLORA - Pemerintah Kabupaten Blora menerima kunjungan kerja Pemerintah Kabupaten Boyolali untuk berbagi pengalaman dalam pengelolaan potensi sumber daya alam, khususnya sektor minyak dan gas bumi (migas) serta sumber daya mineral. Kunjungan tersebut merupakan bentuk eratnya hubungan dan kolaborasi antardaerah di Jawa Tengah.
Kunjungan Pemkab Boyolali diterima Bupatj dan Wakil Bupati Blora di Ruang Pertemuan Sekretariat Daerah Kabupaten Blora. Rombongan Pemerintah Kabupaten Boyolali dipimpin langsung oleh Bupati Boyolali Agus Irawan didampingi jajaran kepala OPD, pimpinan BUMD PT Aneka Karya, serta pimpinan Bank Jateng Cabang Boyolali.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Blora Sri Setyorini menyampaikan apresiasi dan rasa hormat atas kunjungan Pemerintah Kabupaten Boyolali. Menurutnya, kunjungan tersebut merupakan bentuk eratnya hubungan dan kolaborasi antardaerah di Jawa Tengah.
"Suatu kehormatan dan kebahagiaan yang luar biasa bagi kami menerima kunjungan resmi dari Pemerintah Kabupaten Boyolali. Kunjungan hari ini terasa sangat spesial karena menjadi momen kunjungan balasan yang sangat hangat," ujarnya.
Ia mengungkapkan, beberapa waktu lalu Pemerintah Kabupaten Blora bersama jajaran PDAM Tirta Amerta Blora melakukan studi tiru ke Kabupaten Boyolali untuk mempelajari tata kelola air bersih dan pelayanan publik.
Kini, melalui kunjungan balasan tersebut diharapkan kerja sama antardaerah semakin kuat.
"Ini adalah wujud nyata kolaborasi maju bersama antardaerah di Jawa Tengah. Semoga melalui pertemuan ini kita dapat saling berbagi pengalaman dan memperkuat sinergi untuk kemajuan daerah masing-masing," tambahnya.
Pihaknya mengatakan, sesuai agenda yang telah disampaikan Pemerintah Kabupaten Boyolali, pertemuan tersebut difokuskan pada pertukaran informasi dan pengalaman mengenai pengelolaan potensi sumber daya alam daerah, terutama sektor migas dan sumber daya mineral.
Bupati Blora Arief Rohman menyampaikan terima kasih atas kunjungan Bupati Boyolali ke Kabupaten Blora. Disambut baik oleh Wakil Bupati Sri Setyorini, semoga kolaborasi Blora dan Boyolali semakin erat.
“Momen silaturahmi yang santai namun produktif, kami saling berbagi pengalaman, berdiskusi dan memperkuat sinergi. Tujuan kolaborasi ini untuk memajukan daerah masing-masing,” ujarnya.
Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Boyolali Ahmad Gojali menjelaskan, bahwa tujuan kunjungan Pemerintah Kabupaten Boyolali itu mempelajari tata kelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam mengelola potensi sumber daya alam yang dimiliki Kabupaten Blora.
"Fokus pembelajaran yang ingin diketahui adalah pengelolaan sumur tua dan sumur rakyat yang selama ini menjadi salah satu potensi unggulan Kabupaten Blora," ucapnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan mengenai potensi sumber daya alam Kabupaten Blora oleh Direktur BPE Blora Giri Nur Baskoro. Dalam paparannya disampaikan berbagai potensi migas daerah, pengelolaan sumur tua dan sumur rakyat, serta peran BUMD dalam mendukung peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. (ari)
Editor : Eko Santoso