Kudus Pati Jepara Karimunjawa Blora Grobogan Rembang Jateng Nasional Internasional Sportainment Otomotif Teknologi pedoman media siber Wisata Pendidikan Religi Lifestyle Kuliner Kesehatan Hobi Fashion Entertainment Ekonomi Inspirashe Feature Catatan

Suporter Tagih Janji Pembangunan Stadion Pada Peringatan HUT ke 59 Persikaba

Eko Santoso • Senin, 6 Juli 2026 | 12:36 WIB
MERIAH: Para suporter Ultras Persikaba saat memperingati HUT ke 59 Persikaba di depan DPRD Blora. (EKO SANTOSO/RADAR KUDUS)
MERIAH: Para suporter Ultras Persikaba saat memperingati HUT ke 59 Persikaba di depan DPRD Blora. (EKO SANTOSO/RADAR KUDUS)

 

BLORA – Suporter Ultras Persikaba tagih janji pembangunan stadion. Hal itu disampaikan saat aksi di depan DPRD Kabupaten Blora. Aksi tersebut sekaligus memperingati HUT ke 59 Persikaba. 

Mereka beraksi dengan membawa spanduk, menyalakan flare dan kembang api pada malam Senin (06/07). 

Beberapa spanduk bertuliskan nada kritis terkait tuntutan soal stadion. Di antaranya "SPIRIT GLORY” dan “STADION – GOIB”. 

Hal ini ungkapan kekesalan karena hingga kini Persikaba tak kunjung memiliki stadion. 

Salah satu perwakilan Ultras Persikaba, Rudi menegaskan bahwa momentum ulang tahun klub seharusnya menjadi titik balik bagi keseriusan pembangunan infrastruktur sepak bola di Blora. Menurutnya, suporter tidak lagi membutuhkan janji, melainkan kepastian dan langkah konkret dari pihak terkait.

“Pada intinya kita menginginkan kejelasan stadion, penetapan pembangunan yang pasti, dan momentum ulang tahun ke-59 ini seharusnya menjadi awal perubahan. Kami minta pembangunan stadion benar-benar jelas arahnya,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa para suporter sudah terlalu sering disuguhi wacana tanpa realisasi. Karena itu, mereka menuntut adanya bukti nyata yang dapat dilihat dan dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Harapannya tidak hanya sekadar janji. Harus ada tindakan nyata, minimal ditandai dengan peletakan batu pertama jika memang serius membangun stadion. Itu bukti komitmen,” tegasnya.

Bagi Ultras Persikaba dan seluruh pendukung setia, stadion bukan sekadar bangunan fisik. Lebih dari itu, stadion adalah simbol harga diri, rumah perjuangan, dan pusat kebangkitan sepak bola Blora. 

Di usia klub yang hampir enam dekade, keberadaan stadion representatif dinilai sudah menjadi kebutuhan mendesak, baik untuk mendukung prestasi tim maupun pembinaan talenta muda daerah.

"Aksi ini pun bukan sekadar luapan emosi sesaat. Para suporter menyatakan komitmennya untuk terus mengawal isu pembangunan stadion hingga benar-benar terealisasi. Mereka berharap suara yang disampaikan dapat menjadi pengingat bagi para pemangku kebijakan agar tidak mengabaikan aspirasi masyarakat, khususnya pecinta sepak bola di Blora," bebernya. (tos)

Editor : Eko Santoso
#persikaba #suporter #persikaba blora #stadion #blora