BLORA – Pemerintah Kabupaten Blora resmi melepas sekaligus mengukuhkan 347 anggota kontingen yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII Tahun 2026. Ajang olahraga multicabang terbesar di Jawa Tengah tersebut dijadwalkan berlangsung di kawasan Semarang Raya pada 25–31 Oktober 2026.
Prosesi pengukuhan dipimpin langsung Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Sabtu (4/7/2026). Dalam kesempatan itu, Bupati menyampaikan optimisme sekaligus pesan agar seluruh atlet mampu mengharumkan nama Kabupaten Blora melalui prestasi dan sportivitas.
Menurutnya, seluruh atlet, pelatih, dan ofisial yang berangkat bukan sekadar peserta kompetisi, melainkan duta daerah yang membawa nama baik Kabupaten Blora di tingkat provinsi.
"Saudara-saudara adalah duta Kabupaten Blora. Bawalah nama baik daerah dengan semangat juang, disiplin, dan sportivitas yang tinggi," ujar Arief Rohman.
Target Minimal Pertahankan Prestasi, Bidik Masuk 10 Besar
Bupati menegaskan harapan masyarakat Blora kini berada di pundak seluruh atlet. Ia berharap capaian pada Porprov sebelumnya tidak hanya dapat dipertahankan, tetapi juga ditingkatkan.
Pemkab Blora memasang target realistis dengan mempertahankan posisi papan atas sekaligus berupaya menembus jajaran 10 besar klasemen akhir Porprov Jawa Tengah 2026.
Menurut Arief, keberhasilan atlet bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga menjadi bukti keberhasilan pembinaan olahraga daerah.
Ia juga mengingatkan seluruh kontingen agar selalu menjunjung tinggi nilai sportivitas selama mengikuti seluruh rangkaian pertandingan.
"Prestasi penting, tetapi sportivitas harus tetap menjadi prioritas utama," tegasnya.
Bonus Prestasi Disiapkan Pemkab Blora
Sebagai bentuk apresiasi, Pemerintah Kabupaten Blora telah menyiapkan bonus bagi atlet yang berhasil meraih medali.
Besaran bonus masih dalam tahap penghitungan sesuai kemampuan keuangan daerah. Namun, Pemkab memastikan penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk motivasi agar atlet tampil maksimal.
Dalam Porprov kali ini, Wakil Bupati Blora Sri Setyorini dipercaya menjadi Ketua Kontingen yang akan memimpin seluruh rombongan selama mengikuti pertandingan.
Blora Jadi Tuan Rumah Aeromodelling
Selain mengirim kontingen, Kabupaten Blora juga mendapat kehormatan menjadi tuan rumah salah satu cabang olahraga, yakni aeromodelling.
Seluruh pertandingan cabang tersebut akan dipusatkan di Lapangan Terbang Cepu. Pemerintah daerah pun mulai menyiapkan berbagai fasilitas pendukung agar penyelenggaraan berjalan sukses.
Bupati meminta seluruh pihak memberikan pelayanan terbaik kepada atlet dan tamu dari berbagai daerah yang akan datang ke Cepu.
"Kita juga menjadi tuan rumah aeromodelling. Mari kita sambut seluruh tamu dengan pelayanan terbaik," katanya.
Blora Turunkan 243 Atlet di 37 Cabang Olahraga
Ketua KONI Blora H. Setiyono menjelaskan, Kabupaten Blora berhasil meloloskan 37 cabang olahraga dari total 47 cabang anggota KONI melalui proses kualifikasi.
Jumlah tersebut setara sekitar 62 persen dari keseluruhan cabang yang dipertandingkan di Porprov Jawa Tengah XVII.
Total kontingen Blora mencapai 347 orang, terdiri atas:
-
243 atlet
-
69 pelatih
-
35 ofisial
Mereka akan tampil pada 206 nomor pertandingan dari total 833 nomor yang diperebutkan dalam 59 cabang olahraga.
Menurut Setiyono, target utama Blora adalah minimal mempertahankan pencapaian peringkat keenam yang diraih pada Porprov sebelumnya.
"Kami bertekad mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi. Amanah dari Bapak Bupati akan kami perjuangkan sekuat tenaga," ujarnya.
Atlet Jalani Training Center dan Dapat Perlindungan BPJS
Untuk memaksimalkan persiapan, KONI Blora telah menggelar Training Center (TC) atau pemusatan latihan daerah.
Selama menjalani TC, atlet dan pelatih memperoleh uang makan serta insentif yang disalurkan melalui rekening Bank Jateng Cabang Blora.
Tak hanya itu, seluruh anggota kontingen juga telah didaftarkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan selama enam bulan, mulai Juni hingga Desember 2026.
Perlindungan tersebut diberikan sebagai bentuk antisipasi apabila terjadi risiko kecelakaan selama latihan maupun pertandingan.
Hadapi Tantangan Persiapan
Meski persiapan berjalan cukup baik, KONI Blora mengakui masih menghadapi sejumlah tantangan.
Salah satunya adalah keberadaan beberapa atlet yang sedang menempuh pendidikan di luar daerah sehingga membutuhkan sistem pemantauan latihan yang lebih intensif.
Namun demikian, KONI optimistis seluruh tantangan dapat diatasi berkat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Blora, Forkopimda, sponsor, serta seluruh pemangku kepentingan olahraga.
Setiyono juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati, Wakil Bupati, DPRD, Forkopimda, dan seluruh pihak yang terus mendukung peningkatan prestasi olahraga di Kabupaten Blora.
Penyerahan Bendera dan Simbol Dukungan
Rangkaian pengukuhan ditutup dengan pembacaan Surat Keputusan Kontingen, penyematan atribut kepada perwakilan atlet, serta penyerahan bendera Kabupaten Blora dari Bupati Arief Rohman kepada Ketua Kontingen Sri Setyorini.
Selain itu, secara simbolis juga diserahkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada atlet dan pelatih serta buku rekening Bank Jateng yang akan digunakan sebagai sarana penyaluran insentif dan uang makan selama masa persiapan hingga pelaksanaan Porprov Jawa Tengah XVII 2026.
Dengan dukungan pembinaan, fasilitas latihan, perlindungan jaminan sosial, hingga apresiasi berupa bonus prestasi, Pemerintah Kabupaten Blora berharap seluruh atlet mampu tampil maksimal dan membawa pulang prestasi yang membanggakan bagi daerah.
Editor : Mahendra Aditya