BLORA - Kepala SRMA 18 Blora Tri Yuli Setyoningrum sangat bangga dengan prestasi akademik dan non akademik para siswa SRMA 18 Blora. Ambisi mereka untuk mengangkat derajat orang tua dan berguna bagi negeri sejatinya adalah langkah nyata yang dilakukan SRMA 18 Blora untuk Indonesia.
“Total, ada delapan anak berprestasi di 14 lomba bidang akademik dan non akademik baik tingkat kabupaten, provinsi dan nasional sudah diperoleh siswa SRMA 18 Blora. Untuk penelitian Danu dan Seril ini adalah fase awal yang bagus, dengan melaju ke Nasional itu bisa meningkatkan kepercayaan diri mereka,” ujar Tri Yuli.
Sebagai kepala sekolah merasa bangga bisa mewadahi untuk mewujudkan cita-cita mereka. Tak hanya itu, SRMA 18 Blora juga melatih perkembangan anak-anak meliputi fisik, spiritual, mental dan sosial.
“Membiasakan olahraga setiap pagi, ibadah wajib lima waktu secara berjamaah, mendorong anak-anak ikut lomba untuk melatih mental dan membiasakan anak-anak hidup bersosial serta saling membantu di asrama,”jelasnya.
Di balik semua proses itu, ada kerja sama dan kolektif yang berjalan tanpa banyak sorotan, mulai dari kepala sekolah, guru, wali asuh dan wali asrama. Semua berperan, untuk menjaga, mendampingi dan menggali potensi anak-anak Sekolah Rakyat.
“Karena sejatinya peran Sekolah Rakyat untuk anak-anak dari keluarga miskin harus difasilitasi bakat dan minat masing-masing anak. Semua harus kompak, kami yakin semua anak punya potensi masing-masing dan perlu didampingi dengan penuh empati serta kesabaran,” tuturnya.