Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Dari 12 Kota, Blora Dipilih Sebagai Lokasi Pertunjukan Pertama Gelaran Pentas Silaturahmi Musik Literasi

Eko Santoso • Selasa, 16 Juni 2026 | 11:11 WIB
Ketua Dewan Kebudayaan Kabupaten Blora Dalhar Muhammadun
Ketua Dewan Kebudayaan Kabupaten Blora Dalhar Muhammadun

BLORA- Kabupaten Blora dipilih sebagai lokSi pertunjukan pertama gelaran pentas silaturahmi musik literasi. Digawangi Lembaga Seni Budaya Muslim Indonesia (Lesbumi) Blora menjadi tuan rumah. Acara Pentas Silaturrahmi, Musik Literasi dipimpin oleh D.S Priyadi, dan bintang tamu utama Untung Basuki akan dimulai 16 Juni.

Ketua Dewan Kebudayaan Kabupaten Blora Dalhar Muhammadun menjelaskan Untung Basuki, melalui “lagu puisi” yang ia perkenalkan, bisa dibilang adalah pelopor musikalisasi puisi di Indonesia. 

"Kawan dekat penyair W.S. Rendra itu juga memimpin sebuah komunitas seni yang ia namai Sanggar Bambu atau Sabu," katanya. 

Sedangkan D.S. Priyadi adalah generasi terakhir yang berjumpa dan bertatap mata dengan penyair kondang W.S. Rendra. Mendirikan Burungmerak Press sebagai penerbitan yang fokus pada dokumentasi buah pikiran Rendra, baik esai, puisi, naskah drama, maupun orasi ilmiahnya. 

"Pertunjukan yang akan digelar di dua belas kota ini dilaksanakan sebagai ajang silaturahmi, sarana kolaborasi antar komunitas, serta memperkenalkan Metode Rendra dalam berkesenian kepada khalayak luas," bebernya.

Menurutnya Kabupaten Blora dipilih sebagai lokasi pertunjukan yang pertama, karena latar sejarahnya sebagai salah satu tempat kelahiran bagi gerakan kebudayaan dan intelektulitas di Indonesia. 

"Nama-nama besar dari Pramoedya Ananta Toer, Mas Marco Kartodikromo, hingga Tirto Adhie Soerjo lahir di Kabupaten ini. Juga menjadi tempat Institut Boedi Oetomo berdiri tahun 1917, salah satu lembaga pendidikan pertama milik pribumi," ujarnya. 

Bertempat di Panggung Budaya Tirtonadi, pertunjukan Musik Literasi dimulai dengan penampil dari seniman Blora. Dilanjutkan dengan menampilkan lagu puisi yang sudah digubah Untung Basuki sejak 1972, dan ditutup dengan pembacaan dramatik oleh D.S. Priyadi. 

"Tour pertunjukan ini menambah daftar panjang agenda kebudayaan yang ada di Blora," imbuhnya. (tos)

Editor : Eko Santoso
#dewan kebudayaan blora #musik literasi #tirtonadi #puisi #blora