Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Gotong Royong Bangun Blora Maju Berkelanjutan Lewat Community Development (ComDev) Fest 2026

Eko Santoso • Minggu, 14 Juni 2026 | 11:58 WIB
OPTIMIS: Penyelenggaraan dialog Community Development (ComDev) Fest 2026 yang berlangsung di Blora Creative Space (BCS). (EKO SANTOSO/RADAR KUDUS)
OPTIMIS: Penyelenggaraan dialog Community Development (ComDev) Fest 2026 yang berlangsung di Blora Creative Space (BCS). (EKO SANTOSO/RADAR KUDUS)

 

BLORA- Semangat gotong royong dan kolaborasi lintas sektor untuk bangun Blora terus dikampanyekan. Di antaranya lewat acara Community Development (ComDev) Fest 2026 yang diselenggarakan di Blora Creative Space (BCS).

Acara tersebut mengusung tema Sarana Gotong Royong Mbangun Blora Maju Berkelanjutan. Kegiatan tersebut menjadi ruang pertemuan berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat sinergi pembangunan daerah melalui pendekatan Community Development

Salah satu agenda utama dalam rangkaian kegiatan tersebut adalah ComDev Conference, sebuah forum dialog yang menghadirkan unsur pentahelix. Mulai dari pemerintah, dunia usaha, akademisi, masyarakat sipil, dan media. 

Forum ini dirancang sebagai ruang berbagi pengalaman, gagasan, serta praktik dalam membangun ekosistem pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Blora.

Dalam sesi diskusi, hadir sejumlah narasumber yang mewakili unsur-unsur strategis pembangunan daerah. Dari kalangan pengusaha hadir Ketua Forum Pelaksana Tanggungjawab Perusahaan (FPTSP) yang merupakan Direktur PT Blora Patragas Hulu (BPH) Hamdun. 

Hamdun menyampaikan pentingnya peran perusahaan dalam mendorong pembangunan sosial yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Menurutnya, program Community Development tidak hanya menjadi bagian dari tanggung jawab perusahaan, tetapi juga instrumen untuk menciptakan nilai bersama antara perusahaan dan masyarakat.

Kepala Bidang Infrastruktur, Kewilayahan, Perekonomian Dan Sumber Daya Alam Badan Perencanaan Pembangunan Riset Dan Inovasi Daerah Yudi Kristiawan menjelaskan jika kolaborasi multipihak menjadi salah satu kunci keberhasilan pembangunan daerah. 

"Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan, sehingga diperlukan sinergi yang kuat antara sektor publik, swasta, komunitas, akademisi, dan media," ujarnya. 

Perspektif masyarakat sipil disampaikan oleh Joko Hadi Purnomo. Ketua Institute Development of Society (IDFoS) Bojonegoro itu menyampaikan pentingnya partisipasi warga dalam setiap proses pembangunan.

"Pembangunan yang berkelanjutan harus berangkat dari kebutuhan masyarakat serta memastikan keterlibatan aktif kelompok-kelompok akar rumput sebagai subjek pembangunan," bebernya. 

Diskusi berlangsung dinamis dengan dipandu oleh Ahmad Rouf. Ketua Hayat Institute itu merupakan inisiator Blora ComDev Fest. 

Ahmad Rouf menyampaikan bahwa ComDev Fest hadir sebagai ruang temu dan ruang belajar bersama bagi seluruh elemen pembangunan di Blora.

"Blora memiliki banyak potensi, baik sumber daya alam, sumber daya manusia, maupun modal sosial berupa budaya gotong royong. Melalui Blora ComDev Fest, kita ingin mempertemukan berbagai kekuatan tersebut agar tercipta kolaborasi yang lebih terstruktur dan berdampak bagi kemajuan daerah," ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pendekatan pentahelix menjadi penting untuk menjawab tantangan pembangunan yang semakin kompleks. Melalui kolaborasi yang setara dan saling menguatkan, berbagai program pemberdayaan masyarakat dapat menghasilkan dampak yang lebih luas dan berkelanjutan.

Selain menjadi ruang dialog, Blora ComDev Fest juga diharapkan menjadi langkah awal terbentuknya ekosistem kolaborasi Community Development di Kabupaten Blora. Dengan mempertemukan berbagai pemangku kepentingan dalam satu forum, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan gagasan, kemitraan, serta program-program inovatif yang mendukung terwujudnya Blora yang maju, berdaya saing, dan berkelanjutan. (tos)

Editor : Eko Santoso
#pemerintah Kabupaten Blora #Hayat Institute #kolaborasi #blora #pembangunan