Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Bermasalah, 13 Dapur MBG di Blora Diberhentikan Sementara

Eko Santoso • Jumat, 29 Mei 2026 | 19:35 WIB
STOP: Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Blora Banjarejo Sidomulyo di bawah Yayasan Semua Anak Bangsa. (EKO SANTOSO/RADAR KUDUS)
STOP: Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Blora Banjarejo Sidomulyo di bawah Yayasan Semua Anak Bangsa. (EKO SANTOSO/RADAR KUDUS)

 

BLORA- Badan Gizi Nasional (BGN) memberhentikan 13 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ada di Blora. Pemberhentian sementara itu lantaran 13 SPPG tersebut dinilai bermasalah. 

Hal itu tertuang dalam surat nomor 2740/D.TWS/05/2026 perihal pemberhentian sementara. 

Dalam surat tersebut dijelaskan beberapa dasar atau alasan pemberhentian. Seperti ditemukan IPAL di SPPG yang diberhentikan belum memenuhi syarat dan ketentuan dari BGN. 

Pada bagian lampiran surat tersebut ada 13 SPPG di Blora yang diberhentikan sementara operasionalnya. 

Di antaranya SPPG Blora Cepu Karangboyo 2 di bawah Yayasan Rezeky Selaras Mustika, SPPG Blora Jati Gabusan di bawah Yayasan Toha Asep Suherman, SPPG Blora Ngawen Bradag di bawah Yayasan Rezeky Selaras Mustika, SPPG Blora Blora Kamolan di bawah Yayasan As Sanusiyyah. 

Berikutnya SPPG Blora Jati Doplang di bawah Yayasan Kasih Putra Ibad, SPPG Blora Banjarejo Sidomulyo di bawah Yayasan Semua Anak Bangsa, SPPG Blora Jepon Tempellemahbang 2 di bawa Yayasan Nakama Sejahtera Indonesia.

Lalu SPPG Blora Kradenan Nglebak di bawah Yayasan As Sanusiyyah, SPPG Blora Tunjungan Sukorejo 2 di bawah Yayasan Tirto Mirah Asih, SPPG Blora Ngawen Bogowanti di bawah Yayasan Mitra Cendekia Waskita.

Kemudian SPPG Blora Jati Tobo di bawah Yayasan Khaira Lubna Insani, SPPG Blora Jati Gabusan 2 di bawah Yayasan Pendidikan Al Muttaqin Guwaran, dan SPPG Blora Tunjungan Tamanrejo di bawah Yayasan Miftahul Rohmat Kunduran. 

Koordinator Wilayah (Korwil) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Blora adalah Artika Diannita menjelaskan pemberhentian sementara itu diberlakukan sampai batas waktu yang belum ditentukan. Tergantung BGN. 

"Sampai dengan surat pencabutan turun," katanya. 

Sementara bagi para penerima manfaat dari SPPG tersebut tidak dialihkan. Artinya mereka tidak mendapatkan MBG sampai SPPG yang bersangkutan kembali beroperasi. 

"Tidak dialihkan," bebernya. 

Bila satu SPPG melayani 2-3 ribu penerima manfaat maka ada sekitar 30 ribu penerima manfaat yang puasa mendapatkan MBG. (tos)

Editor : Eko Santoso
#sppg ditutup #SPPG #Mbg #suspend dapur MBG #blora