Kebakaran Hebat Hanguskan Rumah Warga Kedungtuban, Harta Benda Tak Tersisa, Ini Dugaan Penyebab dan Kerugiannya

Ali Mustofa • Dipublikasikan Jumat, 29 Mei 2026 | 11:29 WIB
KEBAKARAN RUMAH: Api kebakaran rumah warga di Desa Kemantren Kecamatan Kedungtuban, Yunus, berhasil dipadamkan. (POLSEK KEDUNGTUBAN UNTUK RADAR KUDUS)
KEBAKARAN RUMAH: Api kebakaran rumah warga di Desa Kemantren Kecamatan Kedungtuban, Yunus, berhasil dipadamkan. (POLSEK KEDUNGTUBAN UNTUK RADAR KUDUS)

BLORA – Sebuah rumah berbahan kayu milik warga di Desa Kemantren, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora, dilaporkan hangus terbakar pada siang hari sekitar pukul 13.30 WIB. 

Kebakaran tersebut menyebabkan seluruh bangunan beserta harta benda di dalam rumah ludes dilalap api.

Rumah yang terbakar diketahui milik Yunus, warga RT 6 RW 1 Desa Kemantren.

Api pertama kali diketahui setelah seorang warga melihat asap hitam pekat muncul dari bagian belakang atas rumah.

Kasihumas Polres Blora AKP Midiyono menjelaskan, kobaran api dengan cepat membesar karena bangunan rumah sebagian besar terbuat dari material kayu yang mudah terbakar.

Warga sekitar sempat berupaya melakukan pemadaman secara manual sambil menunggu petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian.

“Api cepat membesar sehingga warga langsung berusaha membantu memadamkan sambil menghubungi petugas damkar,” ujarnya.

Rumah yang terbakar memiliki ukuran sekitar 10 x 9 meter.

Di dalamnya terdapat sejumlah barang berharga seperti lemari, pakaian, hingga sepeda yang ikut hangus terbakar.

Petugas pemadam kebakaran akhirnya berhasil mengendalikan kobaran api sekitar pukul 14.30 WIB setelah menerjunkan empat unit mobil damkar ke lokasi.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai Rp250 juta.

Saat kejadian berlangsung, di dalam rumah hanya terdapat istri dan anak korban.

Beruntung keduanya berhasil menyelamatkan diri sebelum api membesar dan melahap seluruh bangunan.

Pasca kejadian, keluarga korban untuk sementara waktu terpaksa mengungsi ke rumah tetangga yang berada tepat di samping rumah mereka.

Berdasarkan dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting atau hubungan arus pendek listrik.

Polisi pun mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa kondisi instalasi listrik di rumah masing-masing guna mencegah kejadian serupa.

Terlebih pada bangunan berbahan kayu, kondisi kabel dan instalasi listrik harus dipastikan aman agar tidak memicu kebakaran yang dapat menimbulkan kerugian besar. (ari)

Editor : Ali Mustofa
kebakaran rumah blora Kerugian kebakaran hangus terbakar korsleting listrik