Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Wakil Ketua DPRD Blora Kawal Usulan 5 Ruas Jalan ke Pusat Senilai Rp 80 Miliar, Mana Saja?

Eko Santoso • Senin, 2 Februari 2026 | 15:11 WIB
PARAH: Jalan Tambaksari-Pulegadel yang turut diusulkan untuk mendapatkan Inpres Jalan Daerah (IJD).
PARAH: Jalan Tambaksari-Pulegadel yang turut diusulkan untuk mendapatkan Inpres Jalan Daerah (IJD).

BLORA - DPRD Kabupaten Blora kawal usulan pembangunan jalan lewat skema Inpres Jalan Daerah (IJD).

Yakni ada lima ruas yang diusulkan agar dibangun pemerintah pusat. 

Lima ruas yang diusulkan total senilai Rp 80 Miliar. Yakni ruas jalan Seso-Soko sepanjang 3,22 Kilometer. 

Kemudian ruas Jalan Muraharjo-Karangrejo-Kunduran hampir 5 Kilometer. Berikutnya ruas Jalan Sarimuryo-Pengkorjo-Wotbakah kurang lebih 4 kilometer. 

Berikutnya peningkatan jalan Beran-Gabus 1,6 Kilometer dan juga peningkatan jalan Tambak-Sari dan Pulendagel 2,3 Kilometer. 

Wakil Ketua DPRD Blora, Lanova Chandra Tirtaka menjelaskan pihaknya mengawal usulan jalan tersebut lantaran kemampuan pembangunan infrastruktur dengan mengandalkan APBD terbatas. Akibat Pemotongan Transfer ke Daerah (TKD).

"Kita akan usulkan di tahun 2026 langsung ke Kementrian PU. Dengan melanjutkan ruas jalan yang kemaren belum selesai di tahun 2025," ucapnya.

Ia juga mengapresiasi upaya Pemkab Blora yang pro aktif melobi ke pemerintah pusat untuk pengajuan IJD. 

"Pengajuan dana sebesar 80 Miliar lebih untuk lima ruas jalan yang ada di Blora akan kami kawal," bebernya. 

Imbas pemotongan TKD tahun ini Pemkab Blora hanya mampu bangun 6 Kilometer jalan dengan anggaran 21 Miliar. 

Sebelumyan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUPR) Kabupaten Blora, Nizamudin Al Huda menjelaskan pihaknya tahun ini hanya mengandalkan IJD untuk pembangunan jalan.

Sebab anggaran kabupaten terbatas. 

"Untuk saat ini kita anggaran lebih banyak di pusat, bukan di daerah," katanya. (tos)

Editor : Ali Mustofa
#jalan #blora #inpres jalan daerah #dprd kabupaten blora #gerindra