BLORA - Bupati Blora Arief Rohman desak Kementrian PU merealisasikan pembangunan stadion Kridaloka.
Direncanakan Minggu depan tim dari pusat akan mengecek langsung stadion Kridaloka.
Pemerintah Kabupaten Blora mengapresiasi besarnya animo masyarakat Blora saat Persikaba pada gelaran Liga 4 Jawa Tengah.
Terlebih tim kebanggaan masyarakat Blora itu masuk babak 16 besar.
Meski gugur di babak 16 besar, tetapi penampilan spartan, juga gairah penonton yang luar biasa membuat pemerintah Kabupaten Blora makin serius mewujudkan pembangunan infrastruktur stadion.
Di antaranya dengan mendesak pemerintah pusat.
Usulan pembangunan stadion sebenarnya sudah lama diajukan. Namun hingga kini belum ada realisasi.
Sehingga Bupati Blora Arief Rohman langsung mendatangi Kementrian PU.
Bupati Arief diterima pada Direktorat Infrastruktur Dukungan Perekonomian, Peribadatan, Kesehatan, Olahraga dan Sosial Budaya (PPKOSB), Dirjen Prasarana Strategis.
Bupati ditemui Direktur Infrastruktur Dukungan Perekonomian, Peribadatan, olahraga dan sosial budaya Anes.
Dari hasil pertemuan itu, Bupati menjelaskan tencananya tim dari Kementerian PU akan turun ke Blora melihat langsung kondisi lapangan (Kridaloka).
"Semoga upaya kita ini mendapatkan respon positif dan segera ditentukan tahapan pembangunan stadionnya. Mohon doa nya untuk seluruh warga masyarakat Blora para pecinta sepakbola. Mohon dukungannya juga Mas Danang Wicaksana Sulistya anggota Komisi 5 DPR RI Gerindra dapil Jateng 3 (Blora, Grobogan, Rembang, dan Pati) yang terus ikut mengawal bersama Mas Lanova Candra Wakil Ketua DPRD Blora (Gerindra)," ungkap Bupati Arief.
Untuk diketahui nilai usulan pembangunan Stadion Kabupaten Blora sebesar Rp 35 miliar.
Anggaran ini jika disetujui Kementerian PU akan digunakan untuk membangun dan menata ulang Lapangan Kridaloka Jepon agar bisa menjadi stadion. Seperti pembangunan dan penataan ulang lapangannya, pagarnya, tribun penontonnya dan lain lain.
"Semoga prosesnya lancar dan kami sangat berharap pembangunan dapat dimulai 2026 ini nanti. Semoga lapangan ini bisa segera terwujud dan menjadi pilar kebangkitan persepakbolaan Blora. Kami memohon maaf atas proses yang harus menunggu lama, mengingat sumber anggarannya berasal dari pusat sehingga harus melalui berbagai pembahasan," tambahnya. (tos)
Editor : Ali Mustofa