BLORA - Jalan Provinsi di Blora, Ruas Cepu-Singget diusulkan perbaikan permanen. Lantaran saat ini rusak parah dan dikeluhkan masyarakat.
Titik lokasi yang parah itu di antaranya di Desa Kediren Kecamatan Randublatung. Mulai dari KM 129 sampai dengan KM 132. Yang belum tersentuh pekerjaan fisik.
Subkoordinator Wilayah II Balai Pengelolaan Jalan (BPJ) Purwodadi Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya (DPU BMCK) Jawa Tengah, Umar mengatakan ruas jalan Cepu-Singget tahun 2026 sudah diprogramkan untuk penanganan lebih lanjut.
Meski sudah memastikan ada penanganan lebih lanjut, Umar tak bisa memastikan berapa anggaran yang akan digelontorkan untuk penanganan permanen jalan tersebut. Sebab masih berpotensi ada perubahan.
"Hanya ini saya belum bisa bilang nominal rupiahnya, kuatir berubah, mengingat ada kerusakan longsoran di Colo, Kudus," katanya.
Sebelumnya, kegiatan preservasi ruas jalan Doplang (batas Grobogan) – Cepu di Kabupaten Blora dianggarkan senilai Rp 22,7 miliar dari APBD Provinsi Jawa Tengah 2025.
Perbaikan menggunakan metode pengecoran (rigid beton) dan overlay aspal di beberapa titik yang rusak.
Penanganan kegiatan preservasi ini mencakup panjang 2,62 km.
Terdiri dari perkerasan aspal jalan sepanjang 283 meter dan perkerasan beton sepanjang 2.333 meter yang disesuaikan dengan struktur dan kondisi lalu lintas pada masing-masing segmen.
"Untuk penanganan lebih lanjut, kita akan melakukan pemeliharaan rutin sebelum pekerjaan fisik bisa masuk," tambahnya. (tos)
Editor : Ali Mustofa