KUDUS – Kunjungan wisatawan di Kabupaten Blora selama 2025 tembus lebih dari satu juta.
Hal ini tidak lepas dari adanya inovasi dari beberapa destinasi wisata hingga dukungan event dan promosi.
Sub Koordinator Daya Tarik Destinasi Wisata Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Dinporabudpar) Blora Galih Indra menjelaskan jika selama 2025 kunjungan wisatawan di Blora jumlahnya 1.162.982.
Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Artinya destinasi wisata di Blora makin diminati masyarakat Blora dan sekitarnya.
Sebelumnya pada 2024 kunjungan wisata tembus 918.696. kemudian pada 2023 kunjungan wisata hanya sekitar 600 ribu.
"Kunjungan tertinggi di wisata kulineran Waduk Tempuran, kemudian Goa Terawang, dan Noyo Gimbal," paparnya.
Di antara tiga destinasi teratas itu, Goa Terawang yang unik.
Sebab meski bersifat destinasi alam dan lama ada, tetapi inovasi unik pada awal 2025 lalu langsung menyedot rasa penasaran masyarakat.
Yakni dengan penambahan lampu, cafe dan resto, Jeep, kolam renang, hingga beragam event menjadikan destinasi itu langsung jadi primadona.
"Terbukti saat ada event kultural Festival dengan 1.000 penari," jelasnya.
Saat itu ada 5.000 pengunjung dalam satu hari event. Kemudian kunjungan terbanyak juga dipengaruhi faktor waktu. Terutama saat libur.
"Yakni libur lebaran, liburan sekolah, kemudian tahun baru natal. Ditambah ada promo dan event," bebernya.
Kunjungan wisatawan yang melesat itu menurutnya juga berdampak luas pada perekonomian masyarakat. Seperti hotel, UMKM dan kuliner. (tos)
Editor : Ali Mustofa