Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Pengamat Budaya Sebut Barongan Blora Layak Diusulkan ke UNESCO

Eko Santoso • Rabu, 7 Januari 2026 | 11:20 WIB
KOLABORASI: Jajaran birokrat Pemerintah Kabupaten Blora saat menyambangi ITB.
KOLABORASI: Jajaran birokrat Pemerintah Kabupaten Blora saat menyambangi ITB.

BLORA – Barongan sebagai budaya khas Kabupaten Blora dianggap layak diusulkan ke UNESCO. Sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB). 

Salah satu pengamat budaya Muksin mengatakan Barongan layak untuk diajukan ke UNESCO.

Oleh sebab itu ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama dan berusaha. 

"Yakni mengangkat barongan ini ke kancah Nasional dan Internasional," ujarnya. 

Hal senada juga diucapkan oleh Panca Waluyo tim teknis dirjen pendidikan vokasi kemendikdasmen yang menyatakan siap untuk membantu pemkab Blora mengangkat Barongan untuk dikenal baik di dalam negeri dan luar negeri. 

"Saya pernah ikut membantu ponorogo untuk reog bisa diakui secara internasional dan saya tentu siap membantu Blora mengangkat Barongan agar lebih dikenal dan diakui di tingkat internasional," ucapnya.

Menyikapi hal itu, Pemerintah Kabupaten Blora menggandeng Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk pembahasan usulan warisan budaya tak benda.

Upaya tersebut pemerintah Kabupaten Blora untuk merawat jati diri dan warisan budaya. 

Bupati Blora Arief Rohman menjelaskan jika salah satu kekayaan budaya di Blora adalah kesenian Barongan.

Kesenian itu mengandung nilai sejarah, sosial, spiritual, dan kearifan lokal masyarakat Blora.

Oleh karena itu, upaya pengusulan Barongan sebagai warisan budaya tak benda merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah daerah dalam menjaga keberlanjutan nilai budaya di tengah arus modernisasi. 

"Bagi kami, barongan bukan sekadar seni pertunjukan, tetapi representasi relasi manusia dengan alam, solidaritas sosial, dan nilai keberlanjutan yang telah hidup dalam masyarakat Blora," harapnya. 

Melalui rapat koordinasi tersebut pihaknya berharap terumuskan kerja sama yang jelas, terukur, dan berkelanjutan, baik dalam penguatan pengusulan Barongan sebagai warisan budaya tak benda.

Serta semakin kuatnya sinergi antara Pemerintah Kabupaten Blora dan ITB dalam menghadirkan pembangunan berbasis riset dan inovasi.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Blora, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Institut Teknologi Bandung atas komitmen dan dukungan yang diberikan. Semoga kerja sama ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Blora dan berkontribusi bagi pembangunan nasional yang berkelanjutan," tambahnya. (tos)

Editor : Ali Mustofa
#unesco #barongan #Budaya #blora #kemendikdasmen