Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Hari Pertama Kerja 2026, ASN Blora Terapkan Program Jumat Bersarung, Seperti Ini Penampakannya

Redaksi Radar Kudus • Jumat, 2 Januari 2026 | 11:22 WIB

KOMPAK: Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Blora tampak serasi saat mengikuti apel pagi.
KOMPAK: Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Blora tampak serasi saat mengikuti apel pagi.

BLORA – Kebijakan penggunaan pakaian kerja khas daerah bertajuk “ASN Jumat Bersarung” resmi mulai diterapkan di Kabupaten Blora pada hari pertama masuk kerja tahun 2026, Jumat (2/1/2026).

Penerapan perdana terlihat jelas saat apel pagi di halaman Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Blora, di mana ratusan ASN, baik PNS maupun PPPK, tampil kompak mengenakan sarung batik.

ASN laki-laki tampak mengenakan kemeja putih, baik berlengan panjang maupun pendek, dipadukan dengan sarung batik khas Blora.

Baca Juga: Perkuat Identitas dan Budaya Daerah, Pemkab Blora Berlakukan Pakaian Khas ASN

Penggunaan peci tidak bersifat wajib. Meski demikian, seluruh ASN tetap diwajibkan mengenakan atribut kedinasan lengkap, seperti pin Korpri, tanda nama, serta kartu identitas ASN.

Sementara itu, ASN perempuan juga menyesuaikan dengan mengenakan bawahan kain sarung batik khas Blora.

Untuk atasan, digunakan baju polos berlengan panjang dengan warna dominan putih atau warna cerah lainnya.

Bagi ASN perempuan yang berjilbab, penyesuaian tetap diperbolehkan, dengan tetap melengkapi diri menggunakan atribut resmi ASN.

Seluruh peserta apel berbaris rapi mengikuti jalannya apel pagi yang dipimpin Asisten Sekda Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Dasiran.

Sekretaris Daerah Blora, Komang Gede Irawadi, juga terlihat mengenakan sarung khas Blora bermotif cap jati lestari berwarna hijau tua, dipadukan dengan kemeja putih polos.

Dalam amanatnya, Dasiran menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru 2026 kepada seluruh ASN.

Baca Juga: Tiba di Blora, Pebecak Diajari Gunakan Becak Listrik Bantuan Presiden

Ia menegaskan bahwa hari pertama masuk kerja tahun ini menjadi momentum dimulainya kebijakan baru terkait penggunaan pakaian khas ASN Jawa Tengah setiap hari Jumat.

“Mulai hari ini, setiap Jumat kita mengenakan pakaian khas ASN Jawa Tengah dengan sarung batik khas Blora. Ini merupakan bentuk nyata pelestarian budaya lokal sekaligus dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi pelaku UMKM dan perajin batik Blora,” ujarnya.

Asisten Sekda Bidang Administrasi Umum, Bawa Dwi Raharja, turut memberikan penjelasan terkait konsep berpakaian ASN bersarung tersebut.

Ia menegaskan bahwa kebijakan ini tidak berkaitan dengan identitas keagamaan.

“Perlu dipahami, ini bukan pakaian muslim. Ini adalah pakaian dinas khas ASN Jawa Tengah. Karena itu, peci tidak menjadi kewajiban," ujarnya.

Baca Juga: Momentum Libur Panjang, Wisata Noyo Gimbal Blora Kebanjiran Pengunjung

"Yang utama adalah sarung bermotif khas Blora dipadukan dengan atasan kemeja polos cerah atau kemeja batik. Bagi ASN perempuan yang tidak berhijab maupun ASN nonmuslim juga dapat menyesuaikan dengan menggunakan kain sarung batik,” jelasnya.

Ketentuan penggunaan sarung batik khas Blora ini telah diatur secara resmi melalui Surat Edaran Bupati Blora Nomor 025.1/1638 Tahun 2025 yang diterbitkan pada 30 Desember 2025.

Aturan tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Gubernur Jawa Tengah Nomor B/800.1.12.25/83/2025 tentang Penggunaan Pakaian Dinas Harian Khas ASN.

Salah satu ASN Setda Blora, Ragil, mengaku merasa nyaman dengan penerapan pakaian khas daerah tersebut.

Menurutnya, suasana apel pagi terasa berbeda dan memberi nuansa baru di awal tahun 2026.

“Rasanya ada suasana baru saat apel tadi, seperti mau ikut pesantren kilat. Meski edaran sudah mengatur penggunaan sarung batik khas Blora, saat ini belum banyak perajin yang memproduksi sarung jadi. Jadi sementara masih memakai sarung batik yang ada dulu. Saya sendiri memakai motif sapi jagad sambil memesan sarung batik khas Blora ke perajin. Mudah-mudahan minggu depan sudah bisa dipakai,” tuturnya. (tos)

Editor : Ali Mustofa
#pelaku umkm #Jumat #blora #ASN Bersarung