Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

118 Desa di Kabupaten Blora Terkendala Lahan Pembangunan Koperasi Desa

Arif Fakhrian Khalim • Selasa, 30 Desember 2025 | 03:32 WIB

PEMBANGUNAN: kantor Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Desa Jejeruk Blora, kemarin.
PEMBANGUNAN: kantor Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Desa Jejeruk Blora, kemarin.

BLORA - Sebanyak 118 desa di Blora yang ingin melakukan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) masih menghadapi kendala ketersediaan lahan.

Lahan Perhutani dan Pertamina dijadikan sasaran untuk desa yang masih terkendala.

Letkol Inf Agung Cahyono mengatakan, proses pembentukan KDMP di Blora masih berjalan.

Baca Juga: DPC PDI Perjuangan Blora Dipimpin Andita Nugrahanto, Misi Bawa PDIP Solid dan Dekat dengan Rakyat

Sudah sebanyak 177 desa sudah mulai melakukan pembangunan untuk kantor KDMP.

“Menjelang akhir 2025 ini kami terus mengupayakan untuk seluruh pembangunan KDMP di Blora selesai berproses pada Maret 2026. Nanti pada Maret akan dilaunching bersama-sama dengan Kementerian Koperasi,” ucapnya.

Ia menyampaikan, pada Maret juga akan didorong seluruh KDMP sudah berbadan hukum. Target pembangunan KDMP di Blora ini sebanyak 295 kantor.

“Sampai saat ini kendala di lapangan masih banyak desa yang tidak memiliki aset desa, terkendala lahan dan bengkok desa yang strategis. Untuk desa yang terkendala lahan nanti akan menggunakan lahan Perhutani, Petamina dan aset-aset Pemkab Blora,” jelasnya.

Pihaknya menambahkan, untuk desa yang akan menggunakan lahan tersebut akan difasilitasi dalam menyurati dan mengkomunikasikan ke pihak setempat.

Untuk ukuran KDMP itu kurang lebih ada 1000 meter persegi.

“Kami akan mendorong Satgas lahan juga untuk mendorong desa-desa menyiapkan lahan sesuai kriteria. Meliputi, hak lahan jelas, legal secara pemilikan, bangunan ukuran 20x30, strategis secara ekonomis, dan tidak dalam lokasi rawan bencana,” tuturnya.

Baca Juga: Wabup Blora Sri Setyorini Jajal Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo di Alun-alun Blora, Siap Dikembangkan untuk Wisata Kota

Kepala Desa Sri Purnawati mengatakan, untuk proses pembangunan bangunan KDMP Desa Jejeruk itu sudah mencapai angka 55 persen.

Ditarget selesai di Maret 2026, dan akan memperjualbelikan pupuk dan gas elpiji.

“Untuk industri lokal di desa juga akan ditaruh di KDMP seperti jajanan desa. Karena tujuan KDMP sendiri untuk mensejahterakan masyarakat dan menghidupkan perekonomian masyarakat desa,” ucapnya.

Ia menambahkan, untuk target keanggotaan KDMP di Desa Jejeruk ini seluruh masyarakat desa. Jumlah masyarakat di Desa Jejeruk iyu sebanyak 1.200 warga.

“Pada intinya kami berusaha untuk seluruh masyarakat agar mau bergabung menjadi anggota KDMP. Tak hanya itu kami akan mengajak bumdes dan kopdes Desa Jejeruk untuk kolaborasi,” tuturnya. (ari)

Editor : Ali Mustofa
#Koperasi Merah Putih #blora