Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Lima Pelajar Hilang Terseret Arus Sungai Lusi Blora, Tiga Berhasil Diselamatkan, Begini Kronologinya

Redaksi Radar Kudus • Kamis, 11 Desember 2025 | 18:54 WIB

PROSES: Tim gabungan BPBD, Kepolisian dan TNI saat melakukan pencarian korban tenggelam.
PROSES: Tim gabungan BPBD, Kepolisian dan TNI saat melakukan pencarian korban tenggelam.

BLORA – Kamis (11/12/2025) adalah hari yang paling naas bagi pelajar di Kabupaten Blora.

Pasalnya, delapan pelajar dikabarkan terseret arus Sungai Lusi di kawasan Kelurahan Kedungjenar, Kecamatan Blora Kota.

Dari delapan siswa tersebut, tiga berhasil diselamatkan, sementara lima lainnya masih dalam proses pencarian.

Baca Juga: Bupati Blora Bangga Bisa Pertahankan Kabupaten Terinovatif Tiga Tahun Berturut-turut

Pada pukul 09.00 WIB, tim gabungan dari BPBD Kabupaten Blora, Polri, dan TNI telah diterjunkan ke lokasi.

Mereka membagi sektor pencarian di beberapa titik dan menyusuri aliran sungai, sebagian petugas bahkan turun langsung ke air untuk memperluas jangkauan pencarian.

Adit, salah satu saksi di lokasi, menuturkan bahwa sekitar pukul 06.00 WIB ia melihat sekelompok anak bermain di tepi Sungai Lusi.

Tidak lama kemudian, terdengar teriakan meminta pertolongan.

“Tiba-tiba ada jeritan anak-anak minta tolong, katanya ada yang tenggelam. Saya langsung mendekat,” ungkap Adit.

Warga setempat kemudian berupaya membantu, dan tiga pelajar berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.

Kapolsek Blora Kota, AKP Rustam, menjelaskan bahwa seluruh korban merupakan siswa perempuan dari sebuah sekolah boarding school Muhammadiyah.

Baca Juga: Durasi Teaser Avengers: Doomsday Resmi Bocor, Fans Heboh Sambut Kembalinya Robert Downey Jr.

Mereka saat itu sedang berkunjung ke rumah ustaz mereka yang berada di kawasan perumahan dekat lokasi.

“Para siswa berkunjung ke rumah ustaznya, dan kebiasaan mereka memang sering datang ke sini. Bahkan beberapa kali mengadakan kegiatan seperti perkemahan,” terangnya.

Dalam kunjungan tersebut, para siswa diketahui bermain ke area sungai hingga akhirnya terseret arus.

Hingga kini, petugas gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap lima siswa yang belum ditemukan.

“Belum bisa dipastikan apakah mereka terpeleset atau sebab lainnya. Tiga yang selamat masih syok dan belum bisa dimintai keterangan,” jelas Rustam.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.

Terutama melarang anak-anak bermain di sungai, embung, maupun area berair lainnya, mengingat musim hujan membuat arus semakin deras dan kondisi tepian sungai sangat licin. (tos)

Editor : Ali Mustofa
#sungai lusi #blora #BPBD