Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Festival Literasi Blora 2025 Ajak Masyarakat untuk Cinta Membaca

Arif Fakhrian Khalim • Selasa, 11 November 2025 | 23:53 WIB
PEMBUKAAN: Wakil Bupati Blora Sri Setyorini dan Bunda Literasi Blora Ainia Shalichah membuka kegiatan festival literasi 2025.
PEMBUKAAN: Wakil Bupati Blora Sri Setyorini dan Bunda Literasi Blora Ainia Shalichah membuka kegiatan festival literasi 2025.

BLORA - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten Blora menggelar Festival Literasi
Blora 2025 selama lima hari berturut-turut. Tak hanya pameran buku, bazar UMKM dan pertunjukan seni budaya juga ditampilkan untuk menarik minat pembaca.

Kepala Dinas Perpustakaan Blora Mohamad Toha Mustofa menjelaskan, festival literasi merupakan upaya nyata dalam menggerakkan semangat membaca dan belajar di semua kalangan, baik pelajar, pegawai, ASN maupun masyarakat umum.

“Kami melaksanakan kegiatan festival literasi selama lima hari berturut-turut. Intinya mengajak
masyarakat pentingnya berliterasi untuk kembali membaca buku dan belajar untuk
mengembangkan minat dan bakat,” ujarnya.

Dalam festival literasi, Toha menyebut selain talkshow seputar penulisan dan literasi, juga akan
digelar berbagai acara pendukung seperti pentas seni, pameran buku, bazar UMKM. Ada juga
pameran produk dari perpustakaan desa dan Transformasi Perpustakaan Berbasis Industri Sosial
(TPBIS).

“Perpustakaan desa saat ini tidak hanya fokus pada kegiatan membaca, tetapi juga
mengembangkan pelatihan, keterampilan, dan kegiatan produktif lainnya. Jadi, hasil literasi bisa
dipraktikkan untuk menghasilkan produk yang bermanfaat,” ungkapnya.

Toha kembali menegaskan, kegiatan ini juga merupakan bagian dari program nasional
Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI yang mendorong masyarakat Indonesia agar gemar
membaca dan menjadikan literasi sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

Berbagai kegiatan sebelum festival literasi sudah diselenggarakan, ada membaca nyaring, lomba resensi, dan berbagai bimbingan teknis yang bersumber dari DAK Non Fisik.

“Melalui festival ini kami berharap dapat memberikan semangat kepada masyarakat, pelajar,
pegawai, dan ASN untuk kembali mencintai buku,” ujarnya.

Photo
Photo

Wakil Bupati Blora Sri Setyorini yang membuka kegiatan festival mewarnai sangat bangga dengan
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Blora, pasalnya mampu meraih anggaran pusat yang tidak
semua daerah mendapatkan. Tema yang diusung juga menarik yakni sesarengan bebas berliterasi.

“Bukan hanya slogan, tema tersebut menjadi ajakan bagi kami semua untuk membangun
karakter, inovasi dan masa depan bangsa.

Dalam mewujudkan Blora sebagai kabupaten literasi, kami menginginkan masyarakat Blora yang tidak hanya gemar membaca namun gemar berdiskusi, berkonstitusi dan berkolaborasi untuk perubahan pembangunan daerah,” harapnya.

Ia menyampaikan terima kasih kepada Kepala Perpustakaan Blora mampu mendapatkan alokasi anggaran dari Perpustakaan Nasional.

Ia percaya, kerja keras untuk meraih anggaran pusat itu tidak mudah dan hal itu diwujudkan menjadi sebuah kegiatan.

“Terima kasih kepada perpusnas dan komunitas literasi untuk terus mengembangkan gerakan
literasi di Blora,” ungkapnya. (ari)

Editor : Mahendra Aditya
#gemar membaca #Festival Literasi Blora