Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Lelang Aset Bekas Kebakaran Pasar Ngawen Gandeng KPKNL

Zainal Abidin RK • Jumat, 31 Oktober 2025 | 00:47 WIB
TUMPUKAN: Hasil aset bekas kebakaran Pasar Ngawen yang ditempatkan di gudang aset BPPKAD Blora
TUMPUKAN: Hasil aset bekas kebakaran Pasar Ngawen yang ditempatkan di gudang aset BPPKAD Blora

BLORA - Badan Pendapatan, Pengelolaan, Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Blora bakal melelang aset barang bekas kebakaran Pasar Ngawen. Barang bekas kebakaran yang masih ada nilainya yang bakal dilelang itu, seperti besi kanal C, kemudian seng atap, pintu, dan lainnya.

Sekretaris BPPKAD Blora Susi Widyorini mengatakan, untuk proses lelang aset itu, BPPKAD bekerjasama dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL). Untuk jadwal lelang mengikuti regulasi terkait dengan lelang, sesuai dengan regulasi pengelolaan barang milik daerah.

“Jadi untuk aset bekas kebakaran Pasar Ngawen itu nanti kita akan lelang melalui KPKNL dan insyaallah sudah dijadwalkan dalam waktu 2 bulan ini," jelasnya.

Lebih lanjut, Susi mengatakan saat ini masih dalam proses penilaian aset-aset yang bakal dilelang. Pihaknya sudah melakukan proses penilaian dan tinggal menunggu hasil dari penilaian tersebut untuk dijadikan harga dasar untuk lelang. Yang menilai itu dari pihak independen.

Selain itu, Susi menyampaikan karena aset yang dilelang merupakan barang bekas kebakaran, nanti akan dilakukan evaluasi jika memang aset tersebut tidak laku saat dilelang.

"Kalau terkait minat nanti kita coba lihat saat dilelang pertama seperti apa, karena kalau misalnya ada pemaketan atau barang yang direncanakan dilelang ternyata tidak laku atau tidak ada peminatnya, pastinya nanti akan kita evaluasi kembali. Apakah dari sisi harga dasarnya ataukah dari sisi pemaketannya,” ucapnya.

Susi menyampaikan, sesuai pengalaman bisa jadi memang ada yang tidak ada peminatnya, tapi akan dilakukan evaluasi kembali setelah dilaksanakan lelang yang pertama itu. Selain itu ia menambahkan, karena aset yang dilelang merupakan barang bekas kebakaran, nanti akan dilakukan evaluasi jika memang aset tersebut tidak laku saat dilelang.

"Kalau terkait minat nanti kita coba lihat saat dilelang pertama seperti apa, karena kalau misalnya ada pemaketan atau barang yang direncanakan dilelang ternyata tidak laku atau tidak ada peminatnya, pastinya nanti akan kita evaluasi kembali. Apakah dari sisi harga dasarnya ataukah dari sisi pemaketannya,”paparnya. (ari)

Editor : Zainal Abidin RK
#BPKAD #BPKAD Blora #kpknl