BLORA – Sebanyak 131 kios dan satu bangunan utama di Pasar Ngawen dirobohkan.
Hal itu untuk mempermudah petugas membersihkan sisa-sisa puing bangunan yang terkena kebakaran awal 2024 lalu.
Kepala Bidang Pasar Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM ( DindagkopUKM) Margo Yuwono mengatakan, pembangunan Pasar Ngawen semakin dikebut.
Kios-kios bangunan yang masih berdiri juga dirobohkan.
”Sesuai dengan permintaan pemerintah pusat, pembangunan ulang kembali Pasar Ngawen harus kosong. Agar pembangunan sesuai desain dengan memperhatikan kualitas bangunan yang aman dan sesuai desain,” ujarnya.
Ia menambahkan, bangunan kios yang dirobohkan sebanyak 131 kios, dan satu bangunan utama. Target pemerataan bangunan lama Pasar Ngawen segera selesai.
”Pembongkaran dilakukan dengan alat berat eskavator, pedagang sudah direlokasi dan aman dari aktivitas warga. Kami meminta warga untuk relokasi pada minggu lalu agar pembangunan ulang bangunan Pasar Ngawen segera dimulai,” ucapnya.
Margo menambahkan, pembangunan pasar akan dimulai setelah bangunan lama di robohkan.
Dari jadwal yang ditentukan kementerian setelah pembongkaran akan ada penandatanganan kontrak.
”Penandatangan kontrak pembangunan Pasar Ngawen akan berlangsung antara tanggal 22 Oktober sampai 11 November. Semua proyek yang dikerjakan bersumber langsung dari Kementerian PU,” tuturnya. (ari)
Editor : Ali Mustofa