BLORA - Sebanyak 13 mobil suplai dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muria Raya dikerahkan untuk memadamkan api kebakaran sumur minyak di Dukuh Gendono, Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo.
Pasalnya, selama enam hari api belum bisa dipadamkan.
Plt Kepala Pelaksana BPBD Blora Mulyowayi mengatakan, untuk persiapan pemadaman hari ke enam ini meminta bantuan pemadaman kepada BPBD Muria Raya. Meliputi, Rembang, Pati, Kudus, Grobogan dan Jepara.
“Hari ini kami persiapan untuk pemadaman, ini dari teman-teman teknisi Pertamina, peralatan juga sudah naik semua ke titik lokasi. Ini ada 13 mobil tangki air dengan kapasitas 5.000 liter dari BPBD Semuria Raya,” jelasnya.
Ia menyampaikan, kebetulan BPBD Blora sudah kerjasama dengan BPBD kabupaten lain. Mudah-mudahan tidak akan terjadi kehabisan air lagi seperti hati sebelumnya.
“Mudah-mudahan ini selesai dan hari ini bisa tertutup. Insyaallah dengan tertutupnya ini kita juga masih tetap waspada. Takutnya kemungkinan nanti ada kebocoran apa-apa justru malah nanti menjadikan kita harus siaga lagi,” ucapnya.
Mulyowati menyampaikan, untuk pengungsi menunggu kondisi aman baru bisa dikembalikan lagi pengusian ke rumah masing-masing.
“Saat ini kita berusaha ekstra dengan tim teknisi, mohon dukungannya karena ini juga fasilitas jalan, mobilitas nanti juga banyak, besar-besar, mudah-mudahan ini nanti tidak menghambat untuk evakuasi pemadaman,” ujarnya.
Untuk teknis pemadaman, sudah disiapkan oleh Pertamina semua. Ada beberapa mobil tiga atau empat yang nanti turun mengambil air, intinya air jangan sampai berhenti, itu permintaan dari Pertamina.
“Itu yang bisa kami bantu teknisi ada di Pertamina semua. Insyaallah sudah siapkan karena kemarin kita sudah dipaparkan,” tuturnya. (ari)
Editor : Ali Mustofa