BLORA - Suasana haru tampak saat para siswa dan orang tua Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 18 diundang di Pendapa Kabupaten Blora. Terutama saat Bupati Blora Arief Rohman mengundang perwakilan siswa dan orang tuanya.
Air mata kebahagiaan mencucur dari Siti Khalimah warga Desa Buluroto, Kecamatan Banjarejo saat ditanyai perasaannya saat sang anak masuk di SRMA 18. Ia menyampaikan rasa suka cita di depan Bupati Blora Arief Rohman dan sang anak, Irkham Maulana.
"Saya senang sudah dibantu. Biar anak saya mandiri dan bisa mencapai cita-citanya. Karena saya terbatas kemampuannya. Pak Prabowo terimakasih karena sudah membantu kami," katanya.
Sementara sang anak Irkham Maulana menyatakan aktivitas di SRMA 18 selama dua hari ini menyenangkan. Ia ke depan ingin kuliah dan jadi polisi.
"Ingin kuliah di Yogyakarta dan jadi polisi. Tinggi saya 172," jelasnya.
Orang tua siswa lainnya, Daman dari Desa Wado Kecamatan Kedungtuban juga merasa senang anaknya masuk SRMA 18.
"Senang bangga. Alhamdulillah diparingi bantuan dari Presiden Prabowo," jelasnya.
Ia tiap hari bekerja sebagai pedagang sayur keliling. Saat mengetahui pemerintah akan membantu orang tua siswa, ia berharap dibantu dari sisi permodalan.
Orang tua lainnya, Sutrisno warga dari Desa Klopoduwur Kecamatan Banjarejo yang sehari-hari bekerja sebagai buruh tani juga senang anaknya masuk SR. Tambah senang lagi lantaran Pemerintah akan membantu orang tua siswa.
"Saya penghasilan tidak tetap, sebagai buruh tani. Anak saya empat. Yang masuk SR ini anak ke tiga," tambahnya.
Ia berharap bila nanti mendapatkan bantuan, ia ingin dibantu permodalan untuk beternak. Sebab rumahnya dekat dengan hutan.
"Saya pengennya dibantu modal usaha ternak. Karena rumah dekat hutan," katanya. (tos/him)
Editor : Zainal Abidin RK