BLORA - Sempat menyembur, PT K-Vell Blora Energi gerak cepat lakukan penutupan sumur minyak tua di Dukuh Kedinding Kecamatan Kedungtuban.
Sumur tersebut sempat menyemburkan air bercampur lumpur sejak Kamis (6/6/2025) sekira pukul 09.15 wib.
Material air dan lumpur tersebut mengalir deras menuju sungai Kedinding.
Seorang warga Wito yang mengetahui kejadian menyebut, sebelum terjadi semburan terdengar suara "blekutuk-blekutuk". Setelah itu barulah ada semburan lumpur.
"Semburan terjadi di 3 titik terus merembet ke sumur yang lain dan mengeluarkan minyak mentah," tambahnya.
Menurutnya sumur pertama yang menyembur, sempat mengalami kejadian serupa beberapa waktu lalu. Sehingga ini bukan yang pertamakali.
"Tapi kali ini lebih kecil," imbuhnya.
Dari pantauan di lokasi, mulut sumur yang mengeluarkan minyak mentah hanya ditutup menggunakan drum bekas.
Sehingga minyak mengalir di sekitar lahan jagung. Petugas dari PT K-Vell Blora Energi berupaya menutup sumur minyak tua yang menyembur itu.
Sementara tampak juga beberapa warga berusaha menampung minyak mentah ke dalam kempu kapasitas 1000 liter dan galon air mineral.
Reno selaku HSSE PT K-Vell Blora Energi saat dikonfirmasi di sela-sela penanganan aliran minyak mentah menjelaskan, semburan ini karena adanya bencana alam dan illegal drilling.
"Ini faktor bencana alam dan illegal drilling. Upaya bisa dilihat sendiri saja. Sementara saya fokus di penanganan ini dulu saja," ujar Reno. (Eko Santoso)
Editor : Ali Mustofa