BLORA – Sekelompok masyarakat menolak pendirian kampus Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) di Cepu.
Mereka meminta agar kampus tersebut didirikan di wilayah kota.
Aspirasi sekelompok masyarakat itu disampaikan dengan memasang banner di depan kantor Setda. Kemudian berlanjut di depan kantor DPRD Kabupaten Blora.
Tulisan dalam banner tersebut seperti "Blora kota siap sambut UNY", "ribuan anak Blora menanti, kami butuh kampus negeri", "Universitas Negeri Yogyakarta datang, UMKM", "Kami menolak ketimpangan!! Jangan hanya di Cepu! Ratakan pembangunan".
Koordinator aksi, Yayun menjelaskan jika pihaknya mendukung visi misi Bupati Blora Arief Rohman yakni soal peningkatan SDM masyarakat Blora.
Sehingga ia mendorong agar UNY berada di wilayah kota. Dan menolak rencana pendirian UNY di Cepu.
"UNY kemarin rencana di Blora kota, tahu-tahu bupati komentar dipindah ke Cepu," katanya.
Hal itulah yang membuat ia dan rekan-rekannya tergugah. Sehingga melakukan aksi pemasangan banner dan audiensi ke berbagai pihak. Ke eksekutif hingga legislatif.
"Kita audiensi ke Setda dan DPRD. Kita meminta bahwa UNY dibangun di Blora kota. Kamu menilai, ketimbang Cepu, Blora Kota lebih butuh," paparnya.
Terlebih sejak awal diwacanakan dibangun di wilayah Blora Kota. Yakni di wilayah selatan dekat pasar Sido Makmur.
"Sempat diukur kok pindah. Kami bangga ada UNY di Blora bagian kota. Ini akan berdampak pada ekonomi, SDM, mungkin sampai investor tertarik," imbuhnya.
Pihaknya pun tak asal-asalan, dari survei yang dilakukan, masyarakat menghendaki UNY didirikan di Blora Kota. Bukan di Cepu.
"Memang ada kampus swasta. Ya harus berani saing. Kapan mau pinter kalau gak gitu," tuturnya.
Masyarakat lainnya, Sujalmo menambahkan jika sudah bukan rahasia umum bila ada korelasi antara pemindahan ke Cepu dengan keberadaan beberapa kampus swasta di Blora.
"Pasti takut ada persaingan. Membuka bidang usaha ya gak apa-apa ada persaingan," paparnya.
Terlebih secara matematis, andai UNY dibangun di Cepu malah akan menemui beberapa kendala. Pertama soal keterbatasan lahan. Sebab Cepu sudah padat.
"Kerap banjir juga di Cepu," tuturnya.
Di Blora menurutnya lahan pemerintah luas. Sehingga soal lahan tak akan menemui kendala andai UNY didirikan di Kota.
"Saya yakin kalau di Cepu, UNY gak mau. Kabarnya mau lari ke Ngawi," jelasnya. (Eko Santoso)
Editor : Ali Mustofa