Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Polemik Wacana Peresmian Jalan Sumbawa Diubah Jadi Jalan Pramoedya Ananta Toer di Blora, Ini Sebabnya

Eko Santoso • Jumat, 17 Januari 2025 | 00:32 WIB

 

BERI KETERANGAN: Adik Pramoedya Ananta Toer, Soesilo Toer saat sedang santai di rumah.
BERI KETERANGAN: Adik Pramoedya Ananta Toer, Soesilo Toer saat sedang santai di rumah.

 

BLORA - Wacana peresmian Jalan Pramoedya Ananta Toer di Blora berpolemik. Lantaran jalan yang semula hendak diresmikan adalah Jalan Sumbawa.

Namun belakangan ada wacana dialihkan lagi, karena warga sekitar keberatan.

Jalan Sumbawa sendiri semula diusulkan menjadi Jalan Pramoedya Ananta Toer oleh Soesilo Toer yang merupakan adik Pramoedya Ananta Toer.

Jalan tersebut merupakan jalan dari timur yang mengarah ke rumah yang kini ditinggali Soesilo Toer.

Rumah di Jalan Sumbawa Nomor 40, Kelurahan Jetis, Blora itu Rumah itu merupakan saksi bisu kehidupan Toer bersaudara semasa kecil. Sehingga menyimpan nilai historis.

Soesilo Toer menyebut pengalihan itu tak masalah baginya. Lantaran itu urusan pemerintah.

Namun yang pasti ia tetap akan menyebut eks Jalan Sumbawa sebagai Jalan Pramoedya Ananta Toer.

“Ini sudah dipopulerkan anak saya melalui buku-buku yang diterbitkan. Soal mereka gak setuju silahkan,” katanya.

Menurut Soes, orang tuanya, Mas Toer sudah menghibahkan beberapa tanah untuk kepentingan masyarakat.

Di antaranya tanah yang kini jadi sekolah hingga jalan.

“Saya gak peduli, sudah saya coup. Tetap saya bilang Jalan Pramoedya Ananta Toer adalah eks Jalan Sumbawa. Kalau mereka nuntut, apa tanah yang ke selatan dulu buat lewat becak, jalan kebun namanya, apa harus saya tarik kembali" ujarnya.

"Gardu apa perlu saya tarik lagi. Apa SD ini harus saya minta. SMP 5 ditarik kembali. Negara gak pernah mau menghargai,” tambahnya.

Bahkan ke depan pihaknya sebenarnya tak segan-segan untuk menghibahkan rumah yang ditempati untuk negara.

“Rumah ini akan saya serahkan ke negara. Kalau dinominalkan, bisa 2,4 miliar. Baru rumah dan tanah. Belum nilai historisnya dan isinya yang tak ternilai,” paparnya.

Diberitakan sebelumnya, dalam sebuah rapat yang Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejah teraan Rakyat Setda Kabu paten Blora Agus Puji Mulyono pihak kelurahan dan ketua RT merasa keberatan bila Jalan Sumbawa diubah menjadi Jalan Pramoedya Ananta Toer.

“Ini tadi usulan dari RT dan RW yang ikut. Mengusulkan agar mengalihkan, yang dinamai Jalan Pramoedya bukan Jalan Sumbawa, melainkan jalan lain yang belum dinamai,” katanya. (tos/ali)

Editor : Ali Mustofa
#masyarakat #jalan #soesilo toer #pramoedya ananta toer #blora #Peresmian jalan