BLORA - Ngopi di dalam gua memang asyik. Unik dan langka.
Hal itu hanya bisa dinikmati di Gua Terawang yang berada di Desa Kedungwungu, Kecamatan Todanan, Blora.
Tak heran, jika wisatawan membeludak. Sejak soft opening pada akhir Desember 2024 lalu hingga Kamis (9/1) lalu, terhitung sudah ada lebih dari 25 ribu pengunjung.
Mereka berasal dari Blora hingga luar daerah. Di dalam gua yang digunakan untuk kafe ini, cukup luas.
Untuk tempat barista seluas sekitar 7x5 meter. Untuk tempat pengunjung lebih luas. Seluas sekitar 10x10 meter.
General Manager Gua Terawang Ecopark Aris Widianto menjelaskan, tawaran utama wisata tersebut tetap keindahan alam gua.
Namun, di tengah menikmati alam itu, juga bisa sembari duduk dan nongkrong, untuk menikmati kopi dan camilan.
”Untuk saat ini, layanan yang kami tawarkan baru dine in. Jadi bisa pesan dan menikmati di dalam,” jelasnya.
Untuk minuman yang bisa dipesan bervariasi. Ada menu kopi dan nonkopi. Untuk kopi ada robusta, arabica, kopi tubruk, hinggi kopi susu.
Sedangkan untuk minuman non coffe ada teh manis, teh tawar, ice strawberry, ice leci, susu putih, susu voklat, hot choco, vanila hot, lemontea, greentea milk ice, avocado milk ice, strawberry milk ice, serta dark coklat milk ice.
”Sedangkan untuk makanannya, kami baru menyediakan makanan ringan berupa sosis goreng, kentang goreng, tempura goreng, cireng, tahu bakso goreng, minipao goreng, bakso goreng, mix plater, dan sempolan," ujarnya.
"Selian kafe di dalam goa, kami juga menyediakan kedai di atas dengan menu pop mie, teh, dan air mineral,” katanya.
Menurutnya, ke depan pihaknya juga masih akan mengembankan wisata tersebut.
Terutama menyediakan tempat untuk berjualan, sehingga masyarakat lokal semakin merasakan bisa diberdayakan.
”Kami juga menawarkan paket meeting di dalam gua serta paket lain yang belum pernah ada di tempat lain," katanya.
"Serta membuat cottage yang kami fungsikan sebagai penginapan atau akomodasi, untuk wisatawan yang membutuhkan suasana yang tenang dan jauh dari keramaian kota,” tambahnya.
Selain itu, juga akan ada paket edukasi berbasis konservasi. Hingga paket outbound program, sehingga akan lebih menarik wisatawan lagi.
”Ke depan, kami juga berencana akan menambahkan kolam keceh, playground, lokomini, resto, dan ATV di bagian luar gua,” paparnya. (tos)
Editor : Ali Mustofa