BLORA – Siapa sangka, meski berada di tengah kota, ternyata ada tempat angker. Yakni Gerdu Genderuwo.
Dari namanya saja, sudah seram. Menandakan sesosok makhluk astral.
Nama tersebut tidak sembarangan disematkan. Gerdu yang ada di Kelurahan Mlangsen, Kecamatan/Kabupaten Blora itu menyimpan aura magis. Lantaran dipercaya sebagai tempat pembuangan.
Bukan pembuangan sampah, melainkan pembuangan makhluk astral. Sehingga warga sekitar menyebut Gerdu Genderuwo.
Gerdu atau pos itu dipercaya angker, meski berada di wilayah kota. Tak jarang orang-orang yang melintas terkadang melihat penampakan makhluk halus.
Ahli demit Mbah Mitro bahwa Gerdu Gerenduwo sudah lama menjadi tempat pembuangan makhluk halus oleh manusia yang memiliki keahlian di bidang itu.
"Wong mbiyen nek mbuak barang alus yo neng kunu (orang dulu kalau membuang makhluk halus ya di situ, red)," jelasnya.
Menurutnya, orang yang membuang makhluk halus di situ setelah melakukan pembersihan terhadap makhluk astral.
"Habis bersih-bersih biasanya setannya dibuang di situ. Atau kadang penunggu dari suatu tempat dipindahkan di gerdu genderuwo," jelasnya.
Gerdu tersebut berada di sebuah perempatan di tengah pemukiman warga.
Gerdu itu saat ini digeser sedikit di ujung jalan. Mbah Mitro menyebut makhluk astral berbagai macam jenisnya.
"Walah ya macem macem mas. Ada genderuwo, pocong, siluman, kuntilanak, banyak juga yang gak jelas gak jelas bentuknya," jelasnya.
Salah seorang warga, Gofur mengaku pernah melihat penampakan sosok pocong. Dia sontak ketakutan dan menjerit-jerit. "Aku lihat pocong, takut banget," terangnya.
Penampakan pocong yang dilihat ini terjadi pada malam hari sekira jam 2 dini hari. Dia membaca doa doa yang dia ingat.
"Malam-malam, saya juga gedor-gedor pintu dengan niatan biar pada bangun teman-teman saya. Kebetulan saya tidur banyak teman di situ. Semua ya pada kaget dan bangun," jelasnya.
Pocong itu menampakkan dirinya di dalam sebuah mobil jenazah yang parkir. Berada di depan tempat kemudi.
"Saat itu saya mau memasukkan motor, nah lihat mobil jenazah sudah tahu di situ kok ada putih-putih, sempat tidak percaya masak itu pocong sih, saya menunduk sejenak kemudian memandangnya lagi dan ternyata benar itu adalah pocong," terangnya.
Dia yang tahu itu bukan berbalik arah, tapi melewati mobil tersebut. Karena itu adalah satu-satunya jalan untuk dia masuk.
"Saya dengan rasa penuh ketakutan sambil menuntun motor melewati setan itu, pas di sampingnya aku tidak melihat sama sekali.
Aku fokus saja. Jalan pelan, kemudian pas di sampingnya saya lari dengan menuntun motor," jelasnya.
Setelah teman-temannya bangun karena Gofur teriak, kemudian di cek kembali ternyata makhluk halus itu sudah tidak ada. (tos/him)
Editor : Ali Mustofa