BLORA – Menjelang peringatan Hari Jadi ke-275 Kabupaten Blora, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora menggelar kirab.
Kirab kali ini mengangkat tema ”Guyub Rukun Nyawiji Gumregah mBangun Blora”.
Kirab ini diikuti 43 kelompok. Terdiri dari organisasi perangkat daerah (OPD) dan ditambah satu penampilan spesial dari kelompok barongan Risang Guntur Seto.
Kirab budaya yang digelar kemarin ini, dimulai pukul 08.00 sampai 16.00.
Rute yang dilewati, start dari Pendapa Rumah Dinas Bupati Blora kemudian finish di depan kantor DPRD Blora.
Sebelum puluhan peserta tampil, rombongan bupati terlebih dulu berjalan dengan rombongan tamu undangan.
Mereka mengenakan beskap gaya Surakarta (Mangkunegaran) dan jarit.
Bupati beserta rombongan kirab berjalan kaki dari alun-alun hingga kantor DPRD Blora.
Kirab budaya menggambarkan perjalanan Pemkab Blora dari masa ke masa.
Dengan menonjolkan budaya dan kearifan lokal. Saat bupati berjalan dengan rombongan, warga tampak antusias menyambut.
Saling berebut jabat tangan dengan bupati dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Blora.
Ribuan gawai milik penonton tak lepas dari genggaman tangan untuk mendokumentasi foto maupun video moment ini.
Terlebih adanya aneka tampilan seni, seperti barongan dan tari kreasi.
Bupati Blora Arief Rohman menjelaskan, ini merupakan moment yang ditunggu masyarakat tiap Desember.
”Saya ucapan apresiasi kepada semua OPD yang telah mengikuti kegiatan ini," katanya.
Menurutnya, tema kirab kali ini disesuaikan dengan situasi.
Bahwa setelah ada pesta demokrasi, dengan adanya perbedaan pilihan saat pemilu dan pilkada harus sudah lebur jadi satu lagi.
”Temanya kami ingin menyatu lagi; ”Guyub Rukun Nyawiji Gumregah mBangun Blora”," paparnya.
Ketua DPRD Blora Mustopa menyebut, meski sempat mendung, kirab kali ini berjalan lancar. Para penampilan peserta pun dinilai bagus-bagus.
”Sempat mendung, tapi alhamdulillah tidak hujan. Alhamdulillah semua OPD juga sesarengan semangat mengikuti kirab. Semua ini dipersembahkan untuk masyarakat Kabupaten Blora," ujarnya. (tos/lin)
Editor : Ali Mustofa