BLORA - Lahan kumuh di Pasar Sidomakmur kini disulap menjadi bangunan.
Pasalnya, Kementerian Perdagangan (Kemendag) memberikan bantuan senilai Rp 2,8 miliar untuk membangun blok baru.
Hal itu ditujukan untuk mendukung peningkatan ekonomi pasar di Kabupaten Blora.
Sekretaris Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM (DindagkopUKM) Eko Sujarnoko mengatakan, dalam waktu dekat ini Pasar Sidomakmur akan diadakan perbaikan pada blok E.
Anggaran pembangunan itu bersumber dari bantuan Kementerian Perdagangan (Kemendag) dengan menelan anggaran senilai Rp 2,8 miliar.
"Pembangunan Pasar Sido Makmur di Blok E saat ini sudah berjalan dan semoga bisa selesai tepat waktu Untuk desain dari blok tersebut nantinya berbentuk hamparan tanpa los meja," ujarnya.
Ia menambahkan, blok yang ada dibangun itu bersebelahan dengan blok D.
Ia akan merelokasi sekitar 190 pedagang selama proses pembangunan.
"Proses pembangunan dimulai Agustus akhir, dan membutuhkan waktu selama empat bulan. Semoga saja Desember sudah selesai," tuturnya.
Ia menjelaskan, ketika blok E sudah selesai dibangun. Nantinya prioritas utama adalah pedagang dari blok D. Masing–masing per los dengan ukuran 2m X 2m.
“Jadi, ukuran itu lumayan besar dengan los hamparan tanpa meja termasuk instalasi listrik, drainase dan alat pemadam api. Untuk pembangunannya itu diluar konsep kami tidak berani.” ucapnya. (ari)
Editor : Ali Mustofa