Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Keren, Pemkab Blora Ajak Siswa Berwisata ke Situs Ngloram dan Petilasan Arya Jipang, Ternyata Tujuannya Sangat Mulia

Arif Fakhrian Khalim • Sabtu, 9 November 2024 | 17:23 WIB

 

KUNJUNGAN: Dinporabudpar Blora mengajak puluhan pelajar berkunjung di Petilasan Arya Jipang Kecamatan Cepu.
KUNJUNGAN: Dinporabudpar Blora mengajak puluhan pelajar berkunjung di Petilasan Arya Jipang Kecamatan Cepu.

BLORA – Dinas Kepemudaan Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Blora kembali menggelar jelajah budaya bagi kalangan pelajar.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan cagar budaya yang ada di Kabupaten Blora kepada para siswa sejumlah.

“Untuk tema Jelajah Budaya tahun ini adalah Kenali dan Cintai Bloramu,” ujar Kepala Dinporabudpar Blora Iwan Setiyarso melalui Sekretaris Dinporabudpar Mustakim.

Ia menjelaskan, jelajah Budaya kali ini diikuti 80 orang pelajar dari enam SMA/SMK yang sebelumnya telah dinyatakan lolos seleksi. Yakni, pelajar dari SMAN 2 Blora, SMAN 1 Jepon, SMAN 2 Cepu, SMKN 1 Blora, SMKN 2 Blora, SMKN 1 Cepu.

Mereka didampingi guru pembimbing masing-masing. Adapun situs budaya yang dikunjungi adalah Situs Desa Ngloram dan Petilasan Arya Jipang di Desa Jipang Kecamatan Cepu.

“Melalui Jelajah Budaya ini kami ingin mengenalkan lebih dekat kepada para generasi muda penerus bangsa ini potensi-potensi cagar budaya yang ada di Kabupaten Blora. Dari situ diharapkan akan tumbuh kecintaan mereka kepada Blora yang kaya akan situs budaya,” kata Mustakim.

Ia menambahkan, tak hanya mengunjungi situs budaya, para pelajar tersebut juga menampilkan seni tari.

Apalagi mereka selama ini juga berkecimpung dalam seni budaya di sekolah maupun di lingkungan tempat tinggalnya masing-masing.

Kedatangan mereka di situs Desa Ngloram disambut dengan kesenian Barongan Blora. Setelah beramah tamah sejenak, mereka diajak mengunjungi situs Wora Wari Ngloram. Kemudian dilanjut ke Petilasan Desa Jipang sebagai Desa Budaya.

Mustakim berharap setelah mengikuti jelajah budaya Blora para pelajar tersebut menyampaikan informasi kepada teman-temannya di sekolah masing-masing maupun keluarganya dan masyarakat luas.

“Sehingga selain tetap lestari, situs budaya yang ada di Blora ini dikenal luas oleh masyarakat,” ujarnya.

Kepala Desa Ngloram Diro Beny Susanto dan Kepala Desa Jipang Herdaru Budhy Wibowo mengampresiasi kegiatan Jelajah Budaya ini.

Menurutnya, generasi muda Kabupaten Blora perlu mengenal lebih dekat potensi kekayaan sejarah dan budaya di Blora.

”Dari situ diharapkan akan muncul kecintaan dan rasa memiliki budaya Blora. Sekaligus, sebagai upaya melestarikan budaya daerah serta turut membentuk generasi yang menghargai budaya sekaligus sebagai tujuan wisata yang sarat dengan nilai-nilai edukasi, rekreasi,” kata Diro Beny Susanto.

Dia menambahkan potensi budaya di Indonesia khususnya di Blora perlu diketahui, dijaga dan dilestarikan.

”Salah satunya di Situs Ngloram ini, setiap hari Minggu ada pasar Wura-Wari di Desa Ngloram. Pasar tersebut selain mengeksplore situs cagar budaya Ngloram juga menggeliatkan ekonomi masyarakat,” tuturnya.

Arinda SMAN 2 Cepu, salah seorang peserta jelajah budaya mengaku senang dan mendapatkan pengetahuan baru dengan mengikuti Jelajah Budaya ini. Dia berharap kegiatan serupa tetap rutin digelar setiap tahun.

“Mendapatkan penjelasan atau cerita langsung dari penduduk setempat tentang sejarah dari situs-situs yang kami kunjungi,” ucapnya. (ari/him)

Editor : Noor Syafaatul Udhma
#wisata #Arya Penangsang #Situs Ngloram #Budaya #siswa #blora #pemkab blora #cagar budaya #Cepu Blora