Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Helikopter TNI AD Berpenumpang Sepuluh Anggota di Sawah di Randublatung Blora Dipasang Garis Polisi, Ada Masalah Apa?

Arif Fakhrian Khalim • Sabtu, 2 November 2024 | 18:39 WIB
PENDARATAN: Helikopter jenis Mi 17 TNI AD mendarat darurat di area persawahan Desa Kadengan, Randublatung, Blora.
PENDARATAN: Helikopter jenis Mi 17 TNI AD mendarat darurat di area persawahan Desa Kadengan, Randublatung, Blora.

BLORA - Helikopter angkut jenis Mi 17 milik Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) mengalami kerusakan hingga kebocoran pada penampung oli.

Hal itu mengakibatkan helikopter yang berpenumpang 10 anggota TNI harus mendarat darurat di areal persawahan Dukuh Tindik, Desa Kadengan Kecamatan Randublatung, Sabtu (2/11).

Kasi Trantib Kecamatan Randublatung Sugiyanto mengatakan, helikopter bertuliskan TNI AD itu mendarat darurat di areal persawahan warga sekitar pukul 06.30 WIB.

Tak ada korban saat tragedi tersebut.

Baca Juga: Tak Ada Ampun! Polisi Bergerak Cepat Tangani Kasus Pencurian di SDN 2 Sambung Kudus

Warga sempat mendengan suara germuruh cukup keras dari langit.

“Dari informasi yang saya terima itu helikopter TNI AD yang berangkat dari Surabaya dan tujuan akhir mendarat di Semarang," ujarnya.

"Saat helikopter mendarat darurat itu dikarenakan ada toruble,” lanjutnya

Ia mengatakan, helikopter yang ditumpangi 10 orang anggota TNI itu trouble dengan kondisi oli bocor atau jebol.

Baca Juga: Kejati Jateng Panggil Sejumlah Pengusaha Terkait Kasus Kredit Macet di BPR Blora Artha Senilai Puluhan Miliar Rupiah

Lokasi pendaratan darurat helikopter sudah dipasangkan garis polisi oleh pihak kepolisian.

“Banyak warga yang melihat kondisi helikopter yang membuat polisi harus membatasi areal persawahan itu," ujarnya.

"Kondisi helikopter saat ini masih dalam tahap perbaikan dan informasinya masih menunggu alat dan suku cadang kiriman dari Semarang,” tuturnya. (ari)

Editor : Ali Mustofa
#tni ad #semarang #blora #areal persawahan #helikopter #garis polisi