BLORA – Lantaran anak sakit, Adi Mukti, 29 warga Cepu nekat mencuri. Ia mencuri rokok dan tabung gas elpiji di sebuah warung di Desa Medalem, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora.
Pria yang berprofesi sebagai tukang ojek pangkalan itu mengaku ojeknya sepi tak ada orderan sehingga tak memiliki pemasukan.
"Karena teringat anak yang sakit, ngojek gak dapat duit, akhirnya nekat," jelas Kapolsek Kradenan Iptu Umbaran Wibowo, Rabu (23/10).
Lanjut Kapolsek, pelaku kemudian mencuri di sebuah warung yang berada di Kecamatan Kradenan. Adi melancarkan aksinya itu saat dinihari sekitar pukul tiga.
Saat baru memarkirkan motor di depan warung, ternyata si pemilik warung sudah menyadari. Karena rumahnya dekat dengan warung.
"Bisa ketahuan dari pemilik warung karena warungnya di depan rumah huni pemilik," tuturnya.
Dari situlah si pemilik warung melakukan pengintaian. Saat diketahui pelaku sudah masuk warung dan mengambil barang-barang, akhirnya pemilik warung menggerebek dengan warga.
"Sudah ambil barang, belum sempat kabur, warga sudah menggropyok," imbuhnya.
Akhirnya secara spontan, warga melakukan aksi sepihak. Memukuli bertubi-tubi.
Polsek Kradenan yang mengetahui informasi itu segera datang dan kemudian membawa pelaku agar tidak diamuk makin parah.
"Pelaku sebenarnya bawa pisau dapur. Tapi tidak melawan. Katanya hanya untuk potong-potong saja pas mencuri," tuturnya.
Setelah dibawa ke Polsek, kini kasus tersebut dilimpahkan ke Polres Blora.
"Hari ini saya geser ke polres," tambahnya.
Kasatreskrim Polres Blora AKP Selamet menyebut telah menerima laporan itu. Dan akan menindaklanjuti.
"Ya pak sudah ditindaklanjuti dan proses sidik," paparnya. (tos)
Editor : Ali Mustofa