Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Ada Masalah Apa? Daya Beli di Kabupaten Blora kok Lesu? Pedagang: Pembeli Berkurang, Tidak Tahu Penyebabnya Apa

Arif Fakhrian Khalim • Sabtu, 19 Oktober 2024 | 17:06 WIB
Ilustrasi Pedagang
Ilustrasi Pedagang

BLORA - Deflasi masih terjadi hingga Oktober ini. Dampaknya daya beli masyarakat lesu termasuk di pasar-pasar Blora. Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Dindagkop UKM) Blora hanya melakukan intervensi untuk potensi inflasi. Sementara, belum ada intervensi untuk deflasi di daerah.

Dampak tersebut dirasakan salah satu pedagang Pasar Plaza Cepu Bastian. Ia mengaku pembeli dagangannya cenderung berkurang. Dirinya tidak mengetahui penyebab pastinya.

’’Pembeli biasanya ramai, beberapa waktu terakhir ini menurun. Tidak tahu penyebabnya apa,” ungkapnya.

Yoni, juga pedagang di Pasar mengaku mengalami hal yang sama. Namun, penurunan pembeli tidak signifikan. Harga-harga bahan pokok yang dijualnya cenderung masih stabil dan stok masih mudah dicari. Seperti beras, minyak goreng, dan bahan dapur lainnya. ’’Ada penurunan pembeli, tapi sedikit,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan DindagkopUKM Blora Siti Mas’amah mengatakan, pihaknya setiap hari memantau pasar daerah. Hasilnya, diketahui daya beli lesu. Karena dampak deflasi yang terjadi di seluruh wilayah Indonesia. Terjadi sejak Mei hingga Oktober.

Baca Juga: Bikin Malu Aja! Dua Anggota DPRD Blora Terlibat Cek-cok Gegara Hal Ini, Warga: Lebih Baik Debat Ide dan Gagasan

’’Iya, daya beli masyarakat menurun, itu terjadi di seluruh indonesia. Kalau pemantauan setiap hari, karena kami harus melaporkan ke sistem. Namun, hanya di Pasar Rakyat Sidomakmur,” ujarnya.

Mas’amah menerangkan, deflasi terjadi di seluruh wilayah, tak terkecuali di Blora. Namun, pihaknya belum ada program untuk intervensi tersebut. Pemkab hanya melakukan intervensi potensi inflasi di daerah. ’’Belum ada (intervensi deflasi). Kalau upaya untuk menekan inflasi ya salah satunya dengan operasi pasar,” terangnya.

Baca Juga: Bikin Malu Aja! Dua Anggota DPRD Blora Terlibat Cek-cok Gegara Hal Ini, Warga: Lebih Baik Debat Ide dan Gagasan

Sayangnya, angka deflasi di Blora belum bisa diketahui. Sebab, menurut Badan Pusat Statistik (BPS), wilayah Blora tidak masuk dalam penghitungan Indeks Harga Konsumen (IHK). ’’Untuk Blora kebetulan tidak termasuk kabupaten atau kota yang menghitung inflasi, IHK,” ujar Statistisi Ahli Madya BPS Blora Suparman. (ari/zen)

Editor : Noor Syafaatul Udhma
#pembeli menurun #inflasi #blora #perdagangan #deflasi