Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

POTRET Warga Blora Peringati Hari Batik Nasional dengan Membatik Sepanjang 15 Meter

Arif Fakhrian Khalim • Kamis, 3 Oktober 2024 | 02:20 WIB
PERINGATAN HARI BATIK: Aktivitas membatik masyarakat Blora dalam peringatan Hari Batik Nasional.
PERINGATAN HARI BATIK: Aktivitas membatik masyarakat Blora dalam peringatan Hari Batik Nasional.

BLORA – Dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional, puluhan warga Blora, termasuk pelajar, mahasiswa, karyawan, pejabat, dan organisasi wanita, menggelar aksi membatik di kain sepanjang 15 meter.

Kegiatan tersebut berlangsung di sekitar rumah pembatik Blora, Batik Nimas Barokah, di Jalan Arwana, Kelurahan Beran.

Pantauan Jawa Pos Radar Kudus kain batik tersebut dikerjakan menggunakan berbagai teknik, yaitu batik cap, batik tulis, dan batik kontemporer.

“Para pembatik dapat berkarya sesuai dengan tema dan teknik yang mereka minati. Setelah dikunci dan dipelorot, kain ini akan dipotong per dua meter,” jelas Yanik Mariana, pembatik sekaligus pengelola Batik Nimas Barokah.

Sebanyak 15 perajin terlibat dalam kolaborasi ini, menciptakan karya seni yang tidak hanya indah tetapi juga mempererat tali silaturahmi antarperajin.

“Kegiatan ini melibatkan sekitar 15 orang, dengan variasi motif dari batik tulis, batik cap, dan kontemporer,” tambah Yanik.

Yanik juga berharap agar batik Blora tetap dilestarikan dan dikenal oleh generasi mendatang.

“Batik Blora harus tetap dilestarikan agar anak cucu kita juga mengenal dan mencintainya,” tutupnya.

Salah satu pelajar SMK Muhammadiyah Blora, Restika Dewi, mengaku senang bisa ikut serta dalam peringatan Hari Batik Nasional.

“Senang sekali, bisa ikut membatik dan memperingati Hari Batik Nasional 2024. Ini adalah kesempatan bagi kami untuk mengapresiasi dan melestarikan batik sebagai warisan budaya Indonesia,” ucapnya.

Mahasiswa Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Dhania Ayu Winda Sutara, menambahkan bahwa saat ini membatik semakin digemari oleh banyak orang di Indonesia, bahkan hingga ke luar negeri.

“Motifnya terus dikembangkan dan kreativitas busana semakin beragam,” katanya.

Dengan semangat kolaboratif ini, warga Blora tidak hanya merayakan warisan budaya, tetapi juga menegaskan komitmen untuk melestarikannya bagi generasi yang akan datang. (ari/khim)

Editor : Abdul Rokhim
#hari batik nasional #blora #Batik 15 meter