Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Empat Rumah di Randublatung Blora Ludes Gegara Bediang, Begini Kronologinya

Arif Fakhrian Khalim • Rabu, 2 Oktober 2024 | 22:27 WIB
HANGUS: Kebakaran menghanguskan empat rumah di Desa Jeruk, Randublatung pada Selasa (1/10) malam.
HANGUS: Kebakaran menghanguskan empat rumah di Desa Jeruk, Randublatung pada Selasa (1/10) malam.

BLORA – Kebakaran menghanguskan empat rumah di Desa Jeruk, Randublatung pada Selasa (1/10) malam.

Insiden ini diduga dipicu oleh bediang ternak yang terbakar hingga mengakibatkan kerugian material yang cukup signifikan.

Kasi Trantib Kecamatan Randublatung, Sugiyanto, melaporkan bahwa kebakaran terjadi sekitar pukul 21.00 WIB.

"Rumah yang terbakar itu milik Suparmin (72) dan Lastari (43), serta dua rumah lainnya," ujarnya pada Rabu.

Kronologi kejadian berawal ketika Suparmin selesai membuat bediang di bagian belakang rumah untuk ternaknya.

Setelah itu, ia masuk ke rumah bagian depan untuk mengobrol dengan istrinya.

Tiba-tiba, api muncul dari belakang dan membesar dengan cepat.

"Suparmin dan istrinya langsung berlari keluar sambil berteriak meminta tolong kepada warga," jelas Sugiyanto.

Warga setempat segera berdatangan untuk membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil, dan api semakin meluas.

"Salah seorang warga kemudian melaporkan kebakaran tersebut ke Pemadam Kebakaran Pos Randublatung," terangnya.

Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi beberapa menit kemudian dan bekerja sama dengan warga untuk memadamkan api.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, meskipun kerugian material cukup besar akibat rumah yang ludes terbakar.

"Setelah api padam, petugas pemadam kebakaran melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang dapat memicu kebakaran susulan. Untuk nominal kerugian, kami masih dalam proses perhitungan," tutup Sugiyanto. (arif/khim)

Editor : Abdul Rokhim
#rumah terbakar #randublatung #kebakaran rumah #blora #bediang