RADAR KUDUS - Komjen Agus Andrianto, Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri), melaporkan total harta kekayaannya sebesar Rp18,9 miliar dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang diserahkan pada 8 Juni 2023 untuk periode 2022.
Jumlah kekayaan tersebut tepatnya mencapai Rp18.969.569.025.
Aset kekayaan Agus sebagian besar terdiri dari tanah dan bangunan yang tersebar di beberapa daerah, dengan jumlah mencapai 19 unit.
Total nilai aset tersebut mencapai Rp16,479 miliar. Menariknya, Komjen Agus Andrianto tidak memiliki utang dalam laporannya.
Dalam kategori kendaraan, Agus memiliki dua unit mobil, yakni Toyota Alphard keluaran tahun 2019 dengan nilai taksiran sekitar Rp500 juta, serta Toyota Innova G AT keluaran 2016 yang bernilai sekitar Rp160 juta.
Selain itu, Agus juga tercatat memiliki tanah dan bangunan seluas 420 meter persegi dan 306 meter persegi di Jakarta Selatan yang bernilai sekitar Rp4 miliar.
Tanah dan bangunan lainnya yang berukuran 1.015 meter persegi dan 280 meter persegi dinilai sebesar Rp3 miliar.
Kekayaan bergerak lainnya yang dimiliki Agus mencapai Rp685 juta, surat berharga senilai Rp900 juta, serta kas dan setara kas sekitar Rp255 juta.
Profil Singkat dan Rekam Jejak Karier
Agus Andrianto lahir di Blora, Jawa Tengah, pada 16 Februari 1967. Ia dilantik sebagai Wakapolri pada 24 Juni 2023.
Sebelum menjabat posisi ini, Agus dikenal luas sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri, di mana ia memiliki pengalaman panjang di bidang reserse sejak lulus dari Akademi Kepolisian (Akpol) pada 1989.
Agus menempuh pendidikan dasar di SDN Tempelan dan SDN 1 Blora, kemudian melanjutkan ke SMAN 1 Blora.
Lahir dari keluarga PNS, dengan ayahnya yang menjabat sebagai Camat, Agus memiliki latar belakang pendidikan yang terjamin. Ia merupakan anak ke-11 dari 12 bersaudara.
Selain pendidikan formal, Agus juga menempuh pendidikan tinggi di luar kedinasan, yakni meraih gelar magister S-2 Ilmu Hukum dari Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.
Di lingkungan kepolisian, ia menyelesaikan pendidikan di Akpol pada 1989, kemudian di PTIK pada 1995, serta SESPIM dan SESPIMTI pada 2012.
Salah satu kasus besar yang pernah ditangani Agus adalah kasus penistaan agama oleh eks Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), pada 2016, ketika Agus menjabat sebagai Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri.
Selain karier di kepolisian, Agus juga pernah berkiprah di dunia perfilman pada 2019. Pada akhir tahun 2023, ia menyelenggarakan pernikahan anaknya, Andre Azhar, yang mempersunting Asyifa Dewi.
Agus juga dikenal sebagai sosok yang gencar mempromosikan penggunaan produk dalam negeri di institusi Polri.
Komjen Agus Andrianto telah menerima berbagai penghargaan sepanjang kariernya, termasuk Bintang Bhayangkara Pratama, Satya Lencana Ksatria Bhayangkara, Satya Lencana Pengabdian XXIV, serta beberapa penghargaan operasi kepolisian dan medali internasional.
Editor : Abdul Rokhim