BLORA - Dua mantan Bupati Blora ikut mengawal pasangan calon Bupati Blora Arief Rohman dan Sri Setyorini (Asri) dalam mendaftar di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Blora.
Meliputi Yudhi Sancoyo Bupati Blora periode 2007 sampai 2010 dan Djoko Nugroho periode 2010 hingga 2016.
Djoko Nugroho Bupati Blora periode 2010 sampai 2016 yang juga Ketua DPC Partai Gerindra Blora mengaku siap mendukung, mengawal, dan memenangkan pasangan Asri pada Pilkada 2024.
Pihaknya juga membacakan kalimat deklarasi pasangan Asri dan diikuti ratusan peserta yang hadir di Graha Nusantara, Blora kemarin.
“Bismillahirrahmanirrahim, kami segenap perwakilan masyarakat Kabupaten Blora dan partai pengusung calon Bupati dan Wakil Bupati Blora 2024. Kami siap mendukung pasangan Asri untuk Blora berkelanjutan,” ujarnya.
Arief Rohman dan Sri Setyorini mengaku senang, bersyukur dan berbahagia telah didukung oleh dua bupati Blora terdahulu.
Bupati Blora Yudhi Sancoyo dan Djoko Nugroho ini panutan dalam memimpin Blora.
“Alhamdulillah dalam kegiatan deklarasi ini ada dua mantan bupati. Semoga kedepannya dari Pak Yudhi Sancoyo dilanjutkan Pak Djoko Nugroho kemudian semoga kedepannya berkelanjutan lagi,” jelasnya.
Ia menambahkan, bahwa dua sosok itu merupakan senior-senior bagi kemajuan Blora.
Dua bupati yang hadir dan mendukung pasangan Asri itu bupati sebenarnya dan pasangan ini hanya penerusnya.
“Ada pesan-pesan khusus dari para senior dengan mengharapkan Blora harus menjadi kabupaten yang maju. Kami mengajak semua elemen baik senior, pendukung dan pengusung ini untuk bersama-sama," ujarnya.
"Saya merasa selama menjalankan amanah tiga setengah tahun masih kurang, maka perlu bimbingan dan arahan beliau-beliau,” tuturnya. (ari/zen)
Editor : Ali Mustofa