Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Pilkada Blora Makin Seru! PDIP Bujuk PPP Jadi Cabup atau Cawabup Ngotot Lawan Koalisi Petahana Arief Rohman

Arif Fakhrian Khalim • Senin, 19 Agustus 2024 | 16:57 WIB

 

CIPTAKAN RASA DAMAI: Ketua DPC PDIP Blora HM Dasum dan Bupati Blora Arief Rohman foto bersama saat kegiatan gas deso.
CIPTAKAN RASA DAMAI: Ketua DPC PDIP Blora HM Dasum dan Bupati Blora Arief Rohman foto bersama saat kegiatan gas deso.

BLORA - Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Blora 2024, Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan akan mengajak bergabung Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

PDIP itu berharap bisa melawan sembilan partai politik yang mengusung Arief Rohman dan Sri Setyorini (Asri).

Ketua DPC PDIP Blora M. Dasum mengatakan, saat ini PDIP Blora belum menerima rekomendasi resmi dari pimpinan pusat.

Namun, pihaknya akan tetap mencalonkan kader muda Andika Adikrisna di gelaran Pilkada Blora mendatang.

"Kami dari partai akan tetap mencalonkan kader terbaik yang kami miliki. Insha-Allah nantinya ada Mas Andika Adikrisna yang maju," ucapnya.

Ia menambahkan, koalisi yang akan dibentuk bakal menggandeng partai yang belum masuk ke gerbong koalisi petahana.

Salah satunya PPP, yang tahun ini mendapat tiga kursi di legislatif. Tentu calon yang diusung harus dekat dengan masyarakat.

"Untuk PPP nanti kadernya ada Mbah Abu Nafi. Untuk pencalonan nama dari partai dua nama tersebut (Mas Andika-Abu Nafi, Red). Kami persiapkan terlebih dahulu. Tujuan dari pencalonan ini untuk kesejahteraan masyarakat Kabupaten Blora ke depan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, masih ada waktu dua Minggu untuk dikomunikasikan dan perkembangannya ke depan.

”Pokoknya pada tanggal 27 nanti saat pendaftaran ditunggu saja.”

"Untuk yang maju jadi bupati atau wakil bupati masih dikomunikasikan," jelasnya.

Ketua DPC PPP Blora Ahmad Faisol mengaku belum ada komunikasi intensif dari PDIP Blora kepada partai berlambang Kabah tersebut.

’’Kami belum bertemu. Komunikasi juga belum,” katanya.

Terpisah, Ketua Panitia Pilkada PPP Blora Achlif Nugroho Widi Utomo menambahkan, secara kepartaian belum ada kunjungan antar partai. Baik DPC PPP ke PDIP maupun sebaliknya.

’’Arah koalisi masih menunggu instruksi dari DPP,” katanya.

Terkait isu pencalonan politikus PPP Abu Nafi di Pilkada Blora 2024, pihaknya membenarkan jika banner-banner sudah bertebaran di desa-desa.

’’Banner beliau sudah banyak tersebar di seluruh desa se-Kabupaten Blora dengan tulisan “Mohon Doa Restu”,” pungkasnya.

Baru-baru ini, koalisi partai yang akan mengusung petahana sudah berjumlah tujuh partai. Diantaranya, PKB, Nasdem, PSI, Perindo, Demokrat, Gerindra, dan Golkar.

Sementara Partai PKS dan Hanura Blora diprediksi kuat mendukung pasangan Asri.

Bakal calon bupati yang juga petahana, Arief Rohman merasa bersyukur dengan terus bertambahnya rekomendasi yang turun ke pasangan Asri.

Dengan adanya dukungan dari Golkar, Arief optimistis bisa melanjutkan pembangunan Blora yang lebih baik ke depan.

Masih ada beberapa rekomendasi lagi yang kemungkinan besar bakal diterima pasangan Asri.

"Sekali lagi, kami ucapkan terima kasih dan kami siap melaksanakan amanah ini sebaik-baiknya untuk Kabupaten Blora. PKS 3 kursi juga sedang berproses, termasuk Hanura yang memiliki satu kursi. Insyaallah PKS minggu depan. Ini menjadi wujud kebersamaan kami untuk sesarengan bangun Blora berkelanjutan," paparnya.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Blora Siswanto menuturkan, rekomendasi Partai Golkar untuk Pilkada Blora 2024, resmi diberikan kepada pasangan Asri.

Pihaknya bersama koalisi besar akan siap menghadapi pilkada mendatang.

’’Bismillah kami gas mengusung Mas Arief dan Budhe Rini untuk kemajuan Blora,” tegasnya. (ari/zen)

Editor : Ali Mustofa
#PPP #sri setyorini #rekomendasi #pilkada #legislatif #blora #petahana #arief rohman #pdi perjuangan