Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Luar Biasa, Prabu Brawijaya V yang Melarang Warga Cepu Mendaki Gunung Lawu Ternyata Punya 117 Anak, Salah Satunya Arya Damar, Suami dari Siu Ban Ci

Noor Syafaatul Udhma • Kamis, 15 Agustus 2024 | 04:08 WIB
Ilustrasi Pengantin Jawa
Ilustrasi Pengantin Jawa

RADAR KUDUS – Siapa sangka, awal mula mitos warga Cepu Blora dan Bojonegoro, khususnya keturunan Adipati Cepu yang dilarang mendaki Gunung Lawu ternyata dari Prabu Brawijaya V.

Sebagian masyarakat, warga Cepu Blora dan Bojonegoro, khsusunya keturunan Adipati Cepu yang melanggar larangan ini akan celaka.

Benar tidaknya mitos ini tergantung dengan kepercayaan masing-masing.

Ada warga Cepu Blora yang mendaki Gunung Lawu mengalami musibah. Ada pula warga Cepu Blora yang mendaki ke Gunung Lawu tidak mengalami kejadian apa-apa atau celaka.

Meski demikian, dalam mitos ini nama Prabu Brawijaya V yang disebut-sebut sebagai awal mula adanya mitos ini.

Prabu Brawijaya V diyakini sebagian masyarakat Jawa sebagai raja dari Kerajaan Majapahit.

Dilansir dari laman resmi Pemkab Kebumen, Kerajaan Majapahit merupakah kerajaan terbesar di Indonesia.

Kerajaan ini berdiri pada 1293 masehi hingga 1527 masehi.

Raja-raja yang terkenal yakni Raden Wijaya, Hayam Wuruk, dan Prabu Brawijaya V.

Profil Prabu Brawijaya V

Prabu Brawijaya V diyakini menjadi raja terakhir dari Kerajaan Majapahit. Namun ada pula yang meyakini Prabu Brawijaya V menjadi raja sebelum raja terakhir Kerajaan Majapahit.

Prabu Brawijaya V diyakini memimpin Kerajaan Majapahit pada 1468 masehi hingga 1478 masehi atau 10 tahun memerintah.

Urutan Raja di Kerajaan Majapahit

  1. Raden Wijaya bergelar Kertarajasa Jawawardhana (1293-1309)
  2. Kalagemet bergelar Sru Jayanegara (1309-1328)
  3. Sri Gitarja bergelar Tribhuwana Wijayatunggademi (1328-1350)
  4. Hayam Wuruk berselar Sru Rajasanagara (1350-1389) - Wikramawardhana (1389-1429)
  5. Ratu Suhita bergelar Dyah Ayu Kencana Wungu (1429-1447)
  6. Kertawijaya bergelar Brawijaya I (1447-1451)
  7. Rajasawardhana bergelar brawijaya II (1451-1453)
  8. Purwawisesa atau Girishawardhana bergelar Brawijaya III (1456-1466)
  9. Bhre Pandasalas atau Suraprabhawa bergelar Brawijaya IV (1466-1468)
  10. Bhre Kertabumi bergelar Brawijaya V (1468-1478)
  11. Girindrawardhana bergelar Brawijaya VI (1478-1489) Patih Udara (1489-1527)

Prabu Brawijaya V Diyakini Memiliki 117 Anak dari istri dan selirnya.

Berikut Nama Aanak dari Prabu Brawijaya V

Baca Juga: 9 Mitos Mistis Gunung Lawu dan Pantangannya, Yang Paling Terkenal Pasar Setan dan Larangan Warga Cepu Blora Mendaki Gunung Lawu

  1. Raden Jaka Dilah atau Aryo Damar – Adipati Palembang
  2. Raden Jaka Pekik atau Harya Jaran Panoleh – Adipati Sumenep
  3. Putri Ratna Pambayun dinikahkan dengan Prabu Srimakurung Handayaningrat
  4. Raden Jata Peteng
  5. Raden Jaka Maya atau Harya Dewa Ketuk – Adipati di Bali
  6. Dewi Manik dinikahkan dengan Hario Sumangsang, Adipati Gagelang
  7. Raden Jaka Prabangkara dikisahkan pergi ke Cina
  8. Raden Harya Kuwik –Adipati Borneo atau Kalimantan
  9. Raden Jaka Kutik atau Harya Tarunaba –Adipati Makassar
  10. Raden Jaka Sujalma – Adipati Suralegawa di Blambangan
  11. Raden Surenggana –tewas dalam penyerbuan Demak
  12. Retono Bintara dinikahkan dengan Adipati Nusabarung, Tumenggung Singosaren
  13. Raden Patah – Adipati dan Raja Kerajaan Demak
  14. Raden Bondan Kejawan atau Ki Ageng Tarub III yang menurunkan raja-raja Mataram Islam
  15. Retno Kedaton- moksa di Umbil Kendat Pengging
  16. Retno Kumolo atau Raden Ayu Adipati Jipang menikah dengan Ki Hajar Windusana
  17. Raden Jaka Mulya atau Raden Gajah Permada
  18. Putri Retno Mas Sakti menikah dengan Juru Paningrat
  19. Putri Retno Marlangen menikah dengan AdipatI Lowanu
  20. Putri Retno Setaman menikah dengan Adipati Jaran Panoleh di Gawang
  21. Retno Setapan menikah dengan Bupati Kwdu Wilayah Pengging, Harya Bangah
  22. Raden Jaka Piturun –Adipati Ponorogo dikenal dengan Betara Katong
  23. Raden Gugur- moksa di Gunung Lawu
  24. Putri Kaniten menikah dengan Hario Baribin di Madura
  25. Putri Baniraras menikah dengan Hario Pekik di Pengging
  26. Raden Bondan Surati mati obong, tewas di Hutan Lawar Gunung Kidul
  27. Retno Amba menikah dengan Hario Partaka
  28. Retno Kaniraras
  29. Retno Ariwangsa
  30. Raden Harya Suwangsa – Ki Ageng Wotsinim di Kedu
  31. Retno Bukasari
  32. Raden Jaka Dandun
  33. Retno Mundri
  34. Raden Jaka Sander
  35. Raden Jaka Bolod
  36. Raden Jaka Barak
  37. Raden Jaka Balarong
  38. Raden Jaka Kekurih
  39. Retno Campur
  40. Raden Jaka Dubruk
  41. Raden Jaka Lepih
  42. Raden Jaka Jadhing
  43. Raden Jaka Balurd atau Ki Ageng Megatsari
  44. Raden Jaka Lanangm
  45. Raden Jaka Wuri
  46. Retno Sekati
  47. Raden Jaka Balarang
  48. Raden Jaka Tuka atau Raden Banyak Wulan
  49. Raden Jaka Maluda
  50. Raden Jaka Lacung
  51. Retno Rantam
  52. Raden Jaka Jantur
  53. Raden Jaka Semprung
  54. Raden Jaka Gambyong
  55. Raden Jaka Lambare
  56. Raden Jaka Umyang
  57. Raden Jaka Sirih
  58. Raden Joko Dolok
  59. Retno Maniwen
  60. Raden Jaka Tambak
  61. Raden Jaka Lawu
  62. Raden Jaka Darong
  63. Raden Jaka Balado
  64. Radar Baladu
  65. Raden Jaka Gurit
  66. Rden Jaka Balang
  67. Raden Jaka Lengis
  68. Raden Jaka Guntur
  69. Raden Jaka Malad atau Raden Panjangjiwo
  70. Rdem Jaka Mareng
  71. Raden Jaka Jotang
  72. Raden Jaka Karadu
  73. Raden Jaka Pengalasan
  74. Raden Jaka Dander
  75. Rada Jaka Jenggring
  76. Raden Jaka Haryo
  77. Rades Jaka Pamekas
  78. Raden Jaka Krendha
  79. Retna Kentringmanik
  80. Raden Jaka Selembar
  81. Retno Palupi
  82. Raden Jaka Tangkeban
  83. Raden Kudana Wangsa
  84. Raden Jaka Trubus
  85. Raden Jaka Buras
  86. Raden Jaka Lambung
  87. Raden Jaka Lemburu
  88. Raden Jaka Deplang
  89. Raden Jaka Nara
  90. Raden Jaka Panekti
  91. Raden Jaka Penatas
  92. Raden Jaka Raras
  93. Raden Jaka Gatot
  94. Raden Jaka Badu
  95. Raden Jaka Suseno
  96. Raden Jaka Wirun
  97. Raden Jaka Ketuk
  98. Raden Jaka Dalem
  99. Raden Jaka Suwarna
  100. Raden Rasukrama
  101. Raden Jaka Suwanda
  102. Raden Suweda
  103. Raden Jaka Temburu
  104. Raden Jaka Pengawe
  105. Raden Jaka Suwana
  106. Raden Jaka Gapyuk
  107. Raden Jaka Bodo
  108. Raden Jaka Wadag
  109. Raden Jaka Wajar
  110. Raden Jaka Bluwo
  111. Raden Jaka Sengara
  112. Raden Jaka Suwida
  113. Raden Jaka Baladur
  114. Raden Jaka Taningkung
  115. Raden Reno Kanitren
  116. Raden Jaka Sander (Harya Sander)
  117. Raden Jaka Delog atau Ki Ageng Jatinom Klaten

 Baca Juga: Tak Disangka Ternyata Prabu Brawijaya V yang Melarang Warga Cepu Blora Mendaki Gunung Lawu, Ayah dari Raden Patah, Pendiri Kerajaan Demak Bintoro 

Baca Juga: Mengenal Sosok dan Profil Prabu Brawijaya V yang Melarang Warga Cepu Blora Mendaki Gunung Lawu, Ternyata Raja dari Kerajaan Majapahit

Itulah silsilah dari raja Kerajaan Majapahit sekaligus anak anak dari Prabu Brawijaya V yang melarang warga Cepu blora  dan Bojonegoro khususnya keturunan Prabu Brawijaya V mendaki Gunung Lawu. Salah satu anaknya yakni Raden Patah pendiri Kerajaan Demak Bintoro dan Arya Damar, suami dari mantan Selir Prabu Brawijaya V sekaligus Ibu dari Raden Patah yakni Siu Ban Ci. Semoga bermanfaat.

Editor : Noor Syafaatul Udhma
#kerajaaan majapahit #Raden Patah #gunung lawu #hayam wuruk #bojonegoro #palembang #Prabu Brawijaya V #blora #damarwulan #mitos #Cepu Blora