BLORA – Miris plafon di gedung SDN Sendanggayam ambrol. Tepatnya di ruangan guru.
Kondisi itu mengakibatkan ruangan berantakan hingga merusak fasilitas di dalamnya.
Kepala Sekolah SDN Sendanggayam, Agus Sucipto menjelaskan jika peristiwa plafon ambrol itu terjadi malam hari sekira Pukul 23.00 WIB.
Sehingga saat kejadian tak ada aktivitas di sekolah tersebut.
"Karena malam memang tidak ada kegiatan," katanya.
Setelah kejadian itu, Selasa (6/8) akhirnya siswa dan guru gotong royong.
Mereka membersihkan ruangan itu agar bisa segera digunakan.
Sebab ruangan tersebut penting karena menjadi ruangan guru.
"Sementara anak-anak kami libatkan bersih-bersih dulu agar ruangan bisa segera dipakai lagi," tuturnya.
Ia menduga bahwa ambrolnya plafon di ruang guru itu disebabkan karena kondisinya yang sudah lapuk.
"Meski tidak ada korban, tetapi kondisi ruangan berantakan," paparnya.
Menurutnya bangunan ruang sekolah SDN Sendanggayam memang sudah lama. Karena tak mendapatkan bantuan perbaikan.
"Beberapa ruang kelas juga sudah rusak," imbuhnya.
Yang paling parah menurutnya bangunan kelas 5.
Sebab kondisi temboknya retak. Sehingga membuat para guru dan siswa kadang was-was.
"Ini memang tekstur tanah di lokasi merupakan tanah bergerak. Jika musim kemarau mengalami retak-retak dan mengakibatkan bangunan ikut retak," tuturnya. (tos/khim)
Editor : Abdul Rokhim