BLORA– Bupati Blora Arief Rohman ngecamp di Desa Wisata Bangowan baru-baru ini.
Hal itu dilakukan sebagai bentuk apresiasi sekaligus dukungan bagi Desa Wisata Bangowan, Kecamatan Jiken yang baru-baru ini berhasil masuk 50 besar dalam ajang penghargaan desa wisata Indonesia.
Menurut Bupati yang akrab disapa Mas Arief itu, kegiatan yang digelar itu sebagai apresiasi, dukungan dalam tercapainya bangowan masuk 50 besar dalam ajang penghargaan desa wisata Indonesia, sangat luar biasa.
Baca Juga: Makin Dinamis, Gerindra Beri Sinyal Merapat ke Poros PKB Jelang Pilkada Blora
Baca Juga: Refleksi Perjalanan Wakil Ketua DPRD Blora Siswanto dalam Buku Terbaru Ahmad Adirin
''Sebagai bentuk dukungan kami, kami bermaksud di sini. Semoga nantinya menjadi juara," jelasnya.
Bupati berpesan agar seluruh unsur saling mendukung, harus ada kekompakan dari pemerintah desa dan masyarakat. Termasuk media sosial dan media arus utama.
Baca Juga: Jelang Pilkada Blora, Arief Rohman Berpotensi Gandeng Kakak Wakapolri, Siapa Sosoknya?
Baca Juga: Dianggap Buat Onar, ODGJ di Karangjati Blora Dihajar Massa, Begini Kronologinya
Terutama agar bisa mengangkat nilai-nilai positif seperti kepribadian warga negara, dan sejumlah potensi yang ada.
Bangowan sendiri memiliki daya tarik dalam beberapa hal. Seperti keindahan alam hingga pelestarian budayanya.
Baca Juga: Begini Cara BPJS Ketenagakerjaan Blora Perluas Cakupan Perlindungan Masyarakat Pekerja
Baca Juga: Bawaslu Sarankan 9 Pantarlih di Blora Diganti, Ini Penyebabnya
Tak hanya bermalam di Bangowan, bupati juga menyerahkan bantuan sosial.
Yakni menyerahkan sembako kepada warga kurang mampu sebanyak 40 paket, bibit buah dan bantuan sarpras sebagai bentuk dukungan terhadap Desa Wisata Bangowan.
Baca Juga: Perda RTRW Blora Bermasalah, 16 Perusahaan Galian C Tak Bisa Berproduksi, Begini Penjelasannya
Baca Juga: Pemkab Blora Tawarkan Peluang Investasi di Cepu Raya untuk Pertumbuhan Ekonomi dan Daya Saing Daerah
Sub Koordinator Daya Tarik Destinasi Wisata Dinporabudpar Blora Galih Indra menyebut Desa Bangowan menawarkan pemandangan alam di bukit kunci yang dahulu gersang dan kemudian ditanami sehingga kini bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan yang ingin berkemah.
Tak hanya itu, tersedia juga fasilitas homestay bagi wisatawan yang ingin menginap.
Kemudian Desa Bangowan juga memanfaatkan teknologi ramah lingkungan dengan adanya kipas angin dan panel surya.
Baca Juga: Atasi Anak Tak Sekolah, Pemkab Blora Butuh Tambahan Sekolah Luar Biasa, Ini Alasannya
Baca Juga: Wakil Ketua DPRD Blora Siswanto: Perizinan Tambang Mandek, PAD Terhambat
Yang dibangun berkat kerjasama dengan Sekolah Tinggi Teknologi Ronggolawe Cepu (diangkat STTR Cepu).
"Itu untuk menghasilkan tenaga listrik dari angin dan dari tenaga Surya," imbuhnya.
Bangowan juga memiliki daya tarik lain yang terkait dengan keberlanjutan. Berrupa kebun sawi organik.
Baca Juga: Belasan Mahasiswa Geruduk Kejaksaan Blora, Ada Apa?
Wisatawan bisa memetik, belajar menanam, hingga mengolah hasil panen. Seperti membuat jus sawo.
"Kemudian ada wayang Thengul khas Blora. Seperti wayang golek yang terbuat dari kayu jati. Di Blora ada yang tinggal di Bangowan," imbuhnya.
Wisatawan yang berkunjung ke Bangowan selain bisa menikmati hiburan itu juga bisa belajar membuat wayang tersebut.
"Bangowan juga menawarkan wisatawan untuk off-road. Mereka bisa berkeliling melihat pemandangan di Bangowan," tambahnya. (tos/ujung pena)
Editor : Noor Syafaatul Udhma