BLORA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Blora menargetkan tingkat partisipasi pemilih pada gelaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 27 November 2024 nanti bisa tembus 83 persen.
Target itu diambil dengan mengulas kembali partisipasi pemilih pada Pilpres dan Pileg kemarin di angka 83,8 persen.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Blora Widi Nurintan Ari Kurnianto mengatakan, pihaknya optimis dengan target tersebut.
Pasalnya, pada Pemilu presiden dan legislatif 2024 kemarin, jumlah partisipasi pemilih meningkat.
Menyentuh angka 83 persen. Beranjak dari hal tersebut, pihaknya menginginkan adanya kesamaan dan bahkan kenaikan partisipasi pemilih.
"Kami akan masif melakukan sosialisasi khususnya dengan para pemuda baik sebagai pemilih pemula atau penyelenggara kepemiluan," ujarnya.
"Anak muda ini perlu kamu ajak untuk mengikuti pemilu secara aktif, tujuannya supaya Pilkada Blora menjadi lebih baik," ucapnya.
Terpisah, Bupati Blora Arief Rohman juga berharap angka partisipasi pemilih pada Pilkada Blora nanti meningkat.
Ia juga berterima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Blora telah berpartisipasi baik di pemilu dan semoga pilkada lebih meningkat.
"Masyarakat sangat antusias sekali pada gelaran pemilu. Semoga partisipasi pemilunya nanti bagus seperti Pilpres dan Pileg kemarin. Yaitu diatas 80 persen," ucapnya.
Dikutip dari laman Website Kabupaten Blora, bahwa pada Pilkada 2020.
Tercatat, partisipasi pemilih mencapai 77,63 persen dari daftar pemilih tetap (DPT) yakni sebanyak 700.995 orang. (ari)
Editor : Ali Mustofa