Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Meresahkan! Puluhan Anak Punk Ber-Sajam Hadang Hingga Rusak Truk di Blora, Begini Kronologinya

Arif Fakhrian Khalim • Sabtu, 20 April 2024 | 22:41 WIB
MERESAHKAN: Puluhan anak punk diamankan kepolisian usai rusak truk tronton.
MERESAHKAN: Puluhan anak punk diamankan kepolisian usai rusak truk tronton.

BLORA - Segerombolan anak punk asal Surabaya, Jawa Timur diamankan aparat kepolisian Polsek Jiken, Blora Sabtu (20/4).

Mereka diamankan sebab berusaha menghadang sejumlah truk tronton yang mengarah ke Jawa Timur dan merusak dengan melempari batu.

Tak hanya itu, segerombolan anak punk itu juga membawa senjata tajam berjenis celurit. 

Hal itu diungkapkan Kapolsek Jiken Ajun Komisaris Polisi (AKP) Zaenul Arifin.

Ia mengatakan, segerombolan anak punk itu mau numpang pulang ke arah Jawa Timur tepatnya ke Surabaya.

Segerombolan anak punk itu diduga melakukan tindak pidana secara bersama-sama di khalayak umum dengan melakukan kerusakan terhadap barang.

Sekitar pukul 15.30 di Jalan Raya Blora - Cepu, Desa Jiken, Kecamatan Jiken. 

"Kejadiannya itu berawal saat pengendara truk bernama Sapii asal Mojokerto melintas di Jalan Raya Blora-Cepu." ujarnya.

"Setibanya di lokasi kejadian, Sapii dihadang oleh gerombolan anak punk berjumlah 29 orang. Otomatis korban memperlambat laju kendaraannya," imbuhnya.

Saat hendak berhenti, anak-anak punk dari Surabaya, Jawa Timur justru melempari kendaraan dengan batu.

Setelah mengetahui ada kerusakan pada truk kemudian anak-anak punk kabur melarikan diri.

"Pada saat hendak berhenti gerombolan beberapa orang tersebut melempari kendaraan korban dengan batu. Setelah itu gerombolan anak tersebut lari ketika mengetahui kendaraan milik korban tersebut mengalami kerusakan," jelasnya.

Kejadian itu diketahui warga sekitar dan dilaporkan kepada petugas Polsek Jiken.

Anak-anak punk kemudian diamankan oleh polisi dan dibawa ke kantor Polsek Jiken untuk dilakukan pemeriksaan.

"Kami mengamankan pelaku dan melakukan identifikasi bersama Unit Identifikasi atau Inafis Polres Blora," jelasnya.

Ironisnya lagi, petugas kepolisian menemukan senjata tajam (Sajam) berjenis celurit yang disembunyikan di tigas tas anak punk itu.

26 pelaku diserahkan kepada satpol PP Blora serta tiga remaja yang didapatkan membawa celurit itu diperiksa oleh unit reskrim Polsek Jiken dan unit PPA Polres Blora.

"Akibat kejadian tersebut sopir truk mengalami kerugian sekitar Rp 500 ribu. Bagian depan truk retak," bebernya. (ari)

Editor : Dzikrina Abdillah
#sajam #merusak #anak punk #diamankan #menghadang #blora #jiken #truk