BLORA - Paska lebaran, kantor Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) Blora diserbu para pencari kerja.
Jumlahnya yang meningkat dibanding hari biasa.
Kebanyakan lulusan SMA/SMK hingga saat ini, rata-rata 80 pemohon setiap harinya.
Pantauan wartawan Jawa Pos Radar Kudus beberapa hari terakhir ini, mereka rela menunggu lama untuk mendapatkan kartu pencari kerja (Ak-1) atau kartu kuning.
Kartu itu akan digunakan untuk mendaftar lowongan pekerjaan.
Kepala Bidang Penempatan, Pelatihan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Syahardiniarti mengatakan, ramainya pencari kerja selain musim lebaran ini, ditambah juga masuk musim kelulusan siswa SMA tahun 2023/2024.
Pihaknya juga menghimbau untuk pencari kerja (pencaker) mendaftar secara online sebelum datang ke kantor.
Prosesnya juga akan lebih cepat dan mudah.
"Pembuatan kartu kuning itu cukup klik link di bio Instagram Dinperinaker Blora dan akan diarahkan ke website pendaftaran," ujarnya.
"Sebetulnya kalau pemohon itu punya mesin printer bisa dicetak sendiri. Kalau di kantor ini, pencaker hanya ambil kartu kuning," lanjutnya.
Dia menyampaikan, pelayanan ini dibuka setelah H+2 lebaran.
Bahkan setiap hari di kantor Dinperinaker ini bisa sampai 50-90 orang yang mengambil kartu kuning.
Dari Januari sampai Maret ini ada 280 pencaker yang mengajukan permohonan. (ari/ali)
Editor : Ali Mustofa