BLORA – Prestasi Adipura sebagai Kota Kecil Terbersih yang diraih Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora, mendapatkan apresiasi dari DPRD setempat.
Rencananya dewan akan siap menggedok atau menyetujui penambahan honor petugas kebersihan bila diajukan.
“Terkait dengan piala Adipura ini, secara pribadi dan kelembagaan DPRD Kabupaten Blora mengucapkan selamat.” ungkap Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blora Mustofa.
Menurut politisi PKB tersebut keberhasilan ini tidak terlepas dari jerih payah yang luar biasa dari petugas kebersihan untuk membersihkan kota Blora ini.
Sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi kepada petugas kebersihan, pihaknya sependapat dengan apa yang disampaikan Bupati Blora Arief Rohman kaitannya dengan penambahan honor.
Hal itu langsung direspons cepat politisi dari Dapil empat tersebut.
“Saya juga akan mengapresiasi dengan yang sesungguhnya sungguhnya, nanti bila mana pemkab mengusulkan maka DPRD Insha’Allah juga akan menyetujui," imbuhnya.
Atas keberhasilan tersebut beberapa waktu lalu Pemkab Blora melakukan kirab piala adipura keliling Alun-alun Blora dan ke jalan protokol.
Bupati Blora, H. Arief Rohman menyatakan, kirab piala Adipura dilakukan sebagai bentuk ekspresi Blora bisa meraih penghargaan untuk kali kedua.
Dia berharap Pemkab Blora di bawah kepemimpinannya mampu menaikkan honor bagi para penyapu, yang saat ini sedang dalam kajian Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Setda Kabupaten Blora.
"Honor saya minta ke Pak Sekda, TAPD biar mengkaji, karena nanti kita sesuaikan dengan beban anggaran sebagai bentuk apresiasi. Kita coba naikkan, soal nilainya berapa nanti kita lihat kemampuan anggaran," ucapnya.
Bupati Arief mengaku tengah menyusun peraturan Bupati yang menyangkut dengan pengelolaan sampah. Ia juga melakukan inovasi lain bagaimana sampah bisa menjadi emas.
"Melalui pegadaian biar sampah bisa jadi emas. Ini salah satu terobosan kita untuk penanggulangan sampah yang ada di Blora. Beban sampah harus kita antisipasi," bebernya. (tos/ali)
Editor : Noor Syafaatul Udhma